Pasar Kredit Global di Titik Kritis, Pakar Ingatkan Memori Kelam Krisis 2008
Minggu, 18 Januari 2026 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Bloomberg Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5% di 2026
Sebagai pengingat, saat Lehman Brothers runtuh pada September 2008, selisih kredit melonjak drastis hingga menembus angka 600 basis poin. Dengan bantalan risiko yang kini sangat tipis, para analis memperingatkan bahwa pasar kredit global sangat rentan terhadap guncangan jika terjadi pemburukan kondisi keuangan yang tak terduga.
Tanpa adanya kewaspadaan terhadap premi risiko yang kian menipis, pasar modal dunia dikhawatirkan akan terjebak dalam siklus yang sama dengan krisis dua dekade silam, di mana optimisme berlebihan menjadi pembuka jalan bagi keruntuhan ekonomi global.
Sebagai pengingat, saat Lehman Brothers runtuh pada September 2008, selisih kredit melonjak drastis hingga menembus angka 600 basis poin. Dengan bantalan risiko yang kini sangat tipis, para analis memperingatkan bahwa pasar kredit global sangat rentan terhadap guncangan jika terjadi pemburukan kondisi keuangan yang tak terduga.
Tanpa adanya kewaspadaan terhadap premi risiko yang kian menipis, pasar modal dunia dikhawatirkan akan terjebak dalam siklus yang sama dengan krisis dua dekade silam, di mana optimisme berlebihan menjadi pembuka jalan bagi keruntuhan ekonomi global.
(nng)
Lihat Juga :