Soal Thomas Djiwandono ke BI, Purbaya: Juda Agung 'Mungkin' ke Posisi Saya

Senin, 19 Januari 2026 - 20:48 WIB
loading...
Soal Thomas Djiwandono...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR RI, Senin (19/1/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana rotasi pejabat strategis antara otoritas fiskal dan moneter tidak akan mengganggu independensi Bank Indonesia (BI). Isu tersebut mencuat seiring Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang masuk bursa calon Deputi Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI Juda Agung yang dikabarkan akan bergeser ke Kementerian Keuangan.

"Jika Pak Juda Agung masuk ke posisi saya, mungkin orang dari Pak Perry akan berusaha menekan saya di dalam. Tetapi, pertukaran ini seimbang, dan tidak ada yang aneh. Independensi BI tidak terganggu oleh hal ini," jelas Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Prabowo Ajukan Tiga Calon Deputi Gubernur BI, Salah Satunya Thomas Djiwandono

Menurut Purbaya perpindahan figur antarlembaga merupakan bagian dari dinamika kelembagaan yang lazim, selama tetap menghormati batas kewenangan masing-masing institusi. Ia menekankan bahwa kebijakan moneter tetap sepenuhnya berada dalam kendali bank sentral tanpa campur tangan pemerintah.

Purbaya mengaku belum dapat memastikan secara rinci posisi yang akan ditempati Juda Agung di Kementerian Keuangan. Namun, ia membenarkan adanya rencana pertemuan dalam waktu dekat untuk membahas hal tersebut lebih lanjut. "Kelihatannya begitu, saya dengar juga begitu. Saya akan bertemu dengan Pak Juda Agung mungkin besok kali," tegasnya.



Ia menambahkan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter selama ini telah berjalan solid melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Menurut dia independensi masing-masing lembaga justru menjadi fondasi untuk merumuskan kebijakan yang saling menguatkan bagi perekonomian nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
FIFA Setujui Permintaan...
FIFA Setujui Permintaan Khusus Argentina Pakai Jersey Biru Tua Saat Lawan Inggris
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Berita Terkini
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved