Sepanjang 2025, PIS Angkut BBM dan LPG hingga 170 Miliar Liter

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:31 WIB
loading...
Sepanjang 2025, PIS...
PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan total angkutan energi berupa BBM dan LPG mencapai 170 miliar liter. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan total angkutan energi berupa BBM dan LPG mencapai 170 miliar liter. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan memperkuat peran PIS sebagai tulang punggung distribusi energi nasional .

Direktur Utama PIS, Surya Tri Harto menjelaskan, bahwa sepanjang 2025 PIS mengangkut energi berupa minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG untuk mendukung keamanan pasokan energi nasional sebanyak 107 miliar liter. Selain itu, PIS juga melayani angkutan kargo untuk pasar internasional dengan volume mencapai 63 miliar liter.

Baca Juga: Pertamina International Shipping Tambah Dua Tanker Gas Raksasa, Intip Keunggulannya

“Ini menunjukkan kontribusi signifikan PIS dalam memastikan pasokan energi dari Sabang sampai Merauke, sekaligus mencerminkan perluasan jangkauan layanan kami yang terus dipercaya di pasar global,” ujar Surya dalam keterangan resmi, Minggu (25/1/2026).



Ia menambahkan, realisasi tersebut melanjutkan tren pertumbuhan bisnis dan kapasitas angkutan energi yang telah ditunjukkan PIS pada tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, PIS tercatat mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan LPG.

Menurut Surya, capaian berkelanjutan ini semakin mengukuhkan posisi PIS sebagai urat nadi distribusi energi nasional yang menjaga kelancaran pasokan BBM, LPG, dan produk energi lainnya di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung operasional tersebut, PIS terus memperkuat armada dengan total 110 kapal milik hingga akhir 2025. Armada tersebut beroperasi selama 24 jam penuh, tujuh hari dalam sepekan, serta didukung oleh 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) guna memastikan kelancaran proses sandar dan bongkar muat di berbagai pelabuhan.

Baca Juga: Jelajahi Eropa, PIS Bidik Kapitalisasi Pasar Rp113 T di 2034

Selain penguatan armada, kata Surya, PIS juga menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya perluasan pasar non-captive melalui ekspansi rute internasional dengan tiga kantor strategis yang mencakup kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa, serta diversifikasi jenis kargo.

Dalam aspek keselamatan, hingga 2025 tercatat sebanyak 84 kapal milik PIS telah memenuhi standar Ship Inspection Report Programme (SIRE), yaitu standar inspeksi kapal tanker internasional yang memastikan keselamatan dan keandalan operasional.

“Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari Pertamina Group, langkah transformasi ini merupakan komitmen PIS untuk terus memperkuat keandalan operasional dalam mendukung distribusi dan ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan daya saing armada Indonesia di kancah global,” tutup Surya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Moody's Prediksi Harga Minyak Bertahan di Kisaran USD100 per Barel
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Komitmen Pengawasan Distribusi BBM di Jambi
Harga Energi Global...
Harga Energi Global Melonjak Tajam, BBM LPG dan LNG Alami Tren Kenaikan
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Rekomendasi
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved