Pangan Lokal Jadi Tulang Punggung Keberlanjutan Program MBG
Jum'at, 30 Januari 2026 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Tim Kerja Gizi Kementerian Kesehatan, Yuni Zahraini, SKM, MKM, menekankan bahwa MBG dirancang untuk melengkapi intervensi gizi spesifik bagi remaja putri, ibu hamil, dan balita.
"Harapannya melalui MBG ini, intervensi gizinya akan menggantikan satu kali porsi makan yang berkualitas. Didukung dengan MBG yang kaya protein hewani, program intervensi gizi ini bisa saling melengkapi," paparnya.
Baca Juga: BGN Ingatkan SPPG Tak Boleh Paksa Sekolah yang Menolak MBG
Keberhasilan MBG ke depan sangat bergantung pada implementasi yang masif, terukur, dan tertarget di tingkat lokal. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang lebih mudah diakses, segar, dan harganya stabil diharapkan dapat menjamin kesinambungan program.
Evaluasi tata kelola hingga tingkat implementasi menjadi tantangan sekaligus penentu agar MBG tidak sekadar menjadi janji politik, tetapi benar-benar menjadi program unggulan yang membangun fondasi gizi bangsa untuk masa depan Indonesia.
"Harapannya melalui MBG ini, intervensi gizinya akan menggantikan satu kali porsi makan yang berkualitas. Didukung dengan MBG yang kaya protein hewani, program intervensi gizi ini bisa saling melengkapi," paparnya.
Baca Juga: BGN Ingatkan SPPG Tak Boleh Paksa Sekolah yang Menolak MBG
Keberhasilan MBG ke depan sangat bergantung pada implementasi yang masif, terukur, dan tertarget di tingkat lokal. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang lebih mudah diakses, segar, dan harganya stabil diharapkan dapat menjamin kesinambungan program.
Evaluasi tata kelola hingga tingkat implementasi menjadi tantangan sekaligus penentu agar MBG tidak sekadar menjadi janji politik, tetapi benar-benar menjadi program unggulan yang membangun fondasi gizi bangsa untuk masa depan Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :