Rupiah Tak Bertenaga, Hari Ini Berakhir Melemah ke Rp16.786 per Dolar AS

Jum'at, 30 Januari 2026 - 17:48 WIB
loading...
A A A
Selain itu ketegangan memanas di tengah peningkatan kekuatan militer AS di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mendesak Iran untuk duduk di meja perundingan dan membuat kesepakatan tentang senjata nuklir atau menghadapi serangan AS, yang memicu ancaman dari Teheran untuk membalas dengan keras.

Pemerintahan Trump akan menjamu pejabat senior pertahanan dan intelijen dari Israel dan Arab Saudi untuk pembicaraan terpisah tentang Iran minggu ini di Washington, menurut dua orang yang mengetahui masalah tersebut. Pejabat AS mengatakan, Trump sedang meninjau opsi-opsinya tetapi belum memutuskan apakah akan menyerang Iran.

Dari sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) terus memperkuat pengelolaan Cadangan devisanya sebagai instrumen utama menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menumbuhkan kepercayaan pasar global di tengah meningkatnya volatilitas keuangan internasional.

Baca Juga: Tensi Geopolitik Memanas, Dolar AS Kembali Jadi Primadona

Pengelolaan Cadangan devisa dilakukan dengan memerhatikan dinamika suku bunga global, pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS), serta imbal hasil obligasi pemerintah AS. Langkah ini dinilai krusial untuk meredam dampak ketidakpastian global terhadap perekonomian domestik.

Cadangan devisa kini tidak hanya berfungsi sebagai bantalan krisis, tetapi juga menjadi bagian dari strategi transformasi ekonomi nasional yang lebih adaptif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Lisa BLACKPINK Raup...
Lisa BLACKPINK Raup Nilai Komersial Rp198 Miliar usai Tampil di Piala Dunia 2026
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved