Rupiah Tak Bertenaga, Hari Ini Berakhir Melemah ke Rp16.786 per Dolar AS

Jum'at, 30 Januari 2026 - 17:48 WIB
loading...
Rupiah Tak Bertenaga,...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026), usai turun 31 poin atau sekitar 0,19%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026), usai turun 31 poin atau sekitar 0,19% ke level Rp16.786 per dolar AS. Pelemahan kurs rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI, dimana hari ini merosot ke Rp16.796/USD dibandingkan sesi sebelumnya Rp16.786.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu Trump mengatakan bahwa ia akan mengumumkan nominasinya untuk Ketua Federal Reserve berikutnya pada Jumat pagi.

"Beberapa laporan mengatakan bahwa Trump akan menominasikan mantan gubernur Fed, Kevin Warsh, untuk peran tersebut, dengan komentar Trump kepada wartawan juga menunjukkan bahwa Warsh berada di posisi terdepan," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Dolar AS Terbebani Senjata Ekonomi Trump, Rupiah Membaik di Rp16.722/USD

Adapun Warsh yang kalah dari Powell untuk posisi puncak Fed pada tahun 2017, sebagian besar mendukung seruan Trump untuk pemotongan suku bunga yang lebih agresif oleh Fed. Namun, potensi nominasi Warsh muncul di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar atas independensi Fed, di tengah seruan berulang dari Trump agar bank sentral memangkas suku bunga secara tajam.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved