Menjembatani Aset Dunia Nyata dengan Teknologi Blockchain

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:20 WIB
loading...
Menjembatani Aset Dunia...
Padel yang tengah ngetrend di masyarakat mampu mencitptakan kerja sama bisnis digital dan rill. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Padel yang tengah menjadi trend saat ini ternyata mampu menciptakan kolaborasi bisnis rill dan digital. Untuk terus mengembangkan olahraga padel, Manta Network resmi menjalin kemitraan strategis dengan Pruv Finance.

Kemitraan itu untuk menghadirkan peluang investasi Real-World Asset (RWA) ke dalam ekosistem blockchain Manta. Kolaborasi ini bertujuan menjembatani aset dunia nyata yang menghasilkan pendapatan dengan teknologi blockchain secara patuh regulasi.

Co-Founder of Manta Network, Kenny Li mengatakan aset perdana yang diluncurkan melalui kemitraan ini adalah Garuda Sports Fund (GSF), sebuah dana investasi yang berfokus pada pembiayaan pengembangan, ekspansi, serta operasional lapangan padel dan infrastruktur olahraga serta kebugaran lainnya di Indonesia. Inisiatif ini membuka akses terhadap instrumen investasi berbasis aset riil yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan melalui mekanisme tokenisasi.

Baca Juga: Blockchain Jadi Aset Teknologi yang Menjanjikan di Masa Depan

“GSF akan menghadirkan aset berupa hak dividen dari fasilitas lapangan padel yang telah beroperasi penuh di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa fasilitas di Jakarta tercatat telah menunjukkan kinerja positif dengan tingkat pendapatan berulang tahunan sekitar 30%,” kata Kenny Li, dalam keterangannya dikutip Kamis (29/1/2026).

Menurut Kenny, aset-aset tersebut akan diintegrasikan ke dalam jaringan Manta Pacific, sehingga dapat diakses secara on-chain. Proses tokenisasi dilakukan melalui special purpose vehicle (SPV) yang menghubungkan kepemilikan aset fisik dengan token digital.

“Model ini memungkinkan kepemilikan secara fraksional serta distribusi imbal hasil secara otomatis melalui smart contract,” jelas Kenny Li.

Pemilihan lapangan padel sebagai fokus investasi didasarkan pada keunggulan efisiensi bisnis olahraga ini. Satu lapangan padel hanya membutuhkan sekitar 200 m2, memungkinkan hingga tiga lapangan dibangun dalam luas lahan yang setara dengan satu lapangan tenis.

Selain itu, olahraga padel memiliki tingkat loyalitas pemain yang tinggi, dengan retensi mencapai 92%. Angka itu mendukung pengembalian modal yang relatif cepat, yakni sekitar 12 hingga 16 bulan di pasar dengan permintaan tinggi.

“Secara global, jumlah lapangan padel diproyeksikan melampaui 81.000 unit pada 2027, dengan Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, mencatatkan tingkat adopsi hampir 400% dalam waktu kurang dari tiga tahun,” ujar Kenny Li.

Baca Juga: Teknologi Blockchain Dorong Perekonomian Digital di Indonesia

Kemitraan Manta Network dan Pruv Finance dinilai Kenny Li sebagai langkah penting dalam mengintegrasikan aset produktif tradisional dengan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) . Infrastruktur modular Manta memungkinkan pengelolaan aset RWA secara efisien, sementara kerangka kepatuhan Pruv Finance memberikan dasar regulasi yang kuat untuk pengembangan jangka panjang.

Dengan pertumbuhan pesat industri olahraga padel di kawasan Asia Tenggara, komunitas Manta berpotensi memperoleh akses langsung terhadap peluang investasi di sektor ini melalui aset yang telah ditokenisasi.

Dalam waktu dekat, Manta Network berencana menerbitkan token yang memungkinkan komunitasnya untuk memiliki aset RWA tersebut secara langsung. Pemegang token akan memperoleh bagian pendapatan secara proporsional dari arus kas yang dihasilkan oleh jaringan lapangan padel GSF.

“Skema ini diharapkan dapat menghadirkan instrumen investasi yang transparan, mudah diakses, dan relevan bagi investor ritel, sekaligus memperluas adopsi teknologi blockchain di sektor aset dunia nyata,” tandas Kenny Li.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Raksasa Minyak Saudi...
Raksasa Minyak Saudi Aramco Siap Jual Aset Rp616 Triliun, Terbesar dalam Sejarah
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Rekomendasi
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved