Saham-saham Rontok Berjamaah, Danantara Sebut Koreksi Alam
Senin, 02 Februari 2026 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 30 Menit Perdagangan, IHSG Ambruk Tinggalkan Level 8.000 Dibayangi MSCI Effect
Ia menilai koreksi yang terjadi pada awal pekan perdagangan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Menurut Pandu, pasar tengah berada dalam masa transisi menuju pendalaman pasar yang lebih sehat melalui agenda transformasi yang sedang dilakukan.
"Jadi saya sih melihatnya sesuatu yang enggak perlu dikhawatirkan, ya kita harus melihat balik ke fundamental. Juga untuk pemikiran buat teman-teman, jangan hanya melihat short term," ujarnya.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah menyiapkan delapan agenda transformasi pasar modal yang mencakup kebijakan free float, transparansi, tata kelola dan penegakan hukum, serta sinergi antar-lembaga. Hingga pukul 15.34 WIB, IHSG tercatat di level 7.893 atau melemah 5,24% dengan nilai transaksi Rp25,37 triliun dan volume perdagangan 44,4 miliar saham.
Ia menilai koreksi yang terjadi pada awal pekan perdagangan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Menurut Pandu, pasar tengah berada dalam masa transisi menuju pendalaman pasar yang lebih sehat melalui agenda transformasi yang sedang dilakukan.
"Jadi saya sih melihatnya sesuatu yang enggak perlu dikhawatirkan, ya kita harus melihat balik ke fundamental. Juga untuk pemikiran buat teman-teman, jangan hanya melihat short term," ujarnya.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah menyiapkan delapan agenda transformasi pasar modal yang mencakup kebijakan free float, transparansi, tata kelola dan penegakan hukum, serta sinergi antar-lembaga. Hingga pukul 15.34 WIB, IHSG tercatat di level 7.893 atau melemah 5,24% dengan nilai transaksi Rp25,37 triliun dan volume perdagangan 44,4 miliar saham.
(nng)
Lihat Juga :