Bali Masuki Era Baru Pembayaran Wisata Berbasis Aset Digital

Senin, 02 Februari 2026 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Selama ini, keterbatasan sistem pembayaran membuat banyak pelaku usaha di Bali kesulitan melayani wisatawan teknologi-sentris, termasuk kalangan digital nomad. Melalui mekanisme Xepeng, nilai aset digital internasional dapat diserap ke dalam sistem ekonomi lokal tanpa mengubah kebiasaan operasional merchant.

Keunggulan lain dari sistem ini adalah penghapusan risiko volatilitas aset digital bagi pelaku usaha. Seluruh proses konversi berlangsung di balik layar, sehingga merchant tidak perlu menyimpan, mengelola, ataupun memahami teknis aset kripto dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

Baca Juga: Prabowo Undang Tokoh Dunia Hadiri Ocean Impact Summit Juni di Bali

Selain meningkatkan daya saing usaha, Xepeng juga mendorong transparansi ekonomi daerah. Setiap transaksi tercatat secara sistematis melalui dashboard terintegrasi, sehingga memudahkan pembukuan, pelaporan keuangan, dan akuntabilitas usaha, khususnya bagi UMKM pariwisata.

Sebagai infrastruktur konversi berbasis di Bali, Xepeng menegaskan komitmennya untuk mendukung ekosistem pembayaran internasional yang selaras dengan regulasi dan stabilitas ekonomi lokal. Fokus utama layanan ini adalah memastikan perputaran nilai ekonomi tetap terjadi di daerah tujuan wisata.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Dukung Visi Indonesia...
Dukung Visi Indonesia Emas 2045, EDENA Bidik Investasi $10 Miliar lewat Platform Aset Digital
TRIV dan MEXC Ventures...
TRIV dan MEXC Ventures Umumkan Kerja Sama Strategis di Tengah Pertumbuhan Pasar Aset Digital
Rekomendasi
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved