Pengaruh Dolar AS di Pasar Global Terancam di Tengah Politisasi Lembaga

Selasa, 03 Februari 2026 - 08:54 WIB
loading...
Pengaruh Dolar AS di...
Status dolar AS (USD) sebagai mata uang cadangan global bakal terancam, ketika eksistensinya bisa dipertanyakan pada tahun ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Status dolar AS (USD) sebagai mata uang cadangan global bakal terancam, ketika eksistensinya bisa dipertanyakan pada tahun ini. Peringatan tersebut disampaikan oleh regulator keuangan Jerman, dalam proyeksi tahunan terbaru.

Menurut laporan yang diterbitkan bulan ini oleh Federal Financial Supervisory Authority (BaFin) atau Otoritas Pengawas Keuangan Federal bahwa dolar bisa mengalami kekurangan pendanaan, guncangan geopolitik , dan politisasi.

Perkiraan ini mengikuti penurunan dolar hingga menyentuh level terburuknya dalam hampir setahun terakhir. Indeks Bloomberg Dollar Spot, indikator utama kekuatan Dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, mencatat penurunan terjal sejak April lalu, ketika Presiden AS Donald Trump meluncurkan rencana tarif globalnya yang meluas.

Baca Juga: Waswas Dolar AS Runtuh, BRICS Timbun Emas Bangun Sistem Keuangan Baru

“Risiko tetap ada bahwa pasar akan mempertanyakan peran dolar AS sebagai mata uang cadangan global,” kata Presiden BaFin, Mark Branson seperti dilansir RT.



Ia memperingatkan bahwa “upaya drastis untuk mempolitisasi lembaga” bisa merusak efektivitas kerja sama internasional, terutama selama krisis ekonomi atau keuangan. Baca Juga: Rupiah Loyo ke Rp16.798, Imbas Trump Dukung Kevin Warsh jadi Bos The Fed

BaFin juga menyatakan kekhawatiran atas potensi “kekurangan likuiditas” yang disebabkan oleh guncangan geopolitik, Ia menyebutnya sebagai risiko “yang sangat krusial.”

Minggu ini, Bloomberg melaporkan bahwa para pedagang menaruh taruhan besar bahwa dolar AS akan terus turun di tengah ketidakpastian mengenai kebijakan Washington. Menurut surat kabar tersebut, pasar lebih pesimis tentang prospek jangka panjang dolar dibandingkan periode kapan pun sejak Mei 2025.

Sementara itu Trump sebelumnya menolak kekhawatiran atas lemahnya mata uang tersebut, Ia bersikeras bahwa dolar “berkinerja baik” dan bahwa dia ingin dolar “menguat di levelnya sendiri.”

Sedangkan IMF melaporkan pada bulan Oktober bahwa pangsa dolar dalam cadangan devisa global turun ke level terendah dalam tiga dekade, yaitu 56,3% dari cadangan yang dialokasikan antara April dan Juni tahun lalu. Namun, penurunan tersebut dikaitkan dengan perubahan valuasi mata uang, bukan karena penjualan secara sengaja oleh bank sentral.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved