Rugikan Konsumen, KKI Temukan Galon Berusia Tua Masih Banyak Beredar di Pasaran
Selasa, 03 Februari 2026 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
Ia menerangkan bahwa proses penggunaan dan pencucian berulang dapat merusak struktur kimia plastik, sehingga molekul BPA berpotensi terlepas dan larut ke dalam air. Paparan BPA dalam jangka panjang telah dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, mulai dari gangguan kesuburan, masalah metabolisme, hingga peningkatan risiko kanker.
Baca Juga: Kesaksian Warga Sekitar TPA Cipeucang Tangsel yang Terpaksa Beli Galon karena Air Tanah Tercemar
Menanggapi temuan tersebut, BPKN mendesak produsen air minum dalam kemasan untuk bertanggung jawab dengan menarik galon-galon tua dari peredaran. Anggota BPKN Fitrah Bukhari menekankan langkah tersebut sebagai kewajiban moral produsen demi melindungi konsumen.
BPKN berencana menindaklanjuti laporan ini melalui penelitian independen, sementara konsumen diimbau lebih cermat memeriksa kondisi fisik serta kode produksi galon sebelum membeli, dan menolak galon yang sudah tua atau tidak layak pakai.
Baca Juga: Kesaksian Warga Sekitar TPA Cipeucang Tangsel yang Terpaksa Beli Galon karena Air Tanah Tercemar
Menanggapi temuan tersebut, BPKN mendesak produsen air minum dalam kemasan untuk bertanggung jawab dengan menarik galon-galon tua dari peredaran. Anggota BPKN Fitrah Bukhari menekankan langkah tersebut sebagai kewajiban moral produsen demi melindungi konsumen.
BPKN berencana menindaklanjuti laporan ini melalui penelitian independen, sementara konsumen diimbau lebih cermat memeriksa kondisi fisik serta kode produksi galon sebelum membeli, dan menolak galon yang sudah tua atau tidak layak pakai.
(nng)
Lihat Juga :