Kelola Logam Tanah Jarang, Danantara Bentuk Perminas jadi BUMN Baru
Selasa, 03 Februari 2026 - 20:48 WIB
loading...
A
A
A
Rosan juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi serta cadangan rare earth yang sangat besar. Akan tetapi, hingga kini pemanfaatannya masih belum optimal, sementara kebutuhan global terhadap mineral tersebut terus mengalami peningkatan.
"Tanah jarang itu kalau dilihat kan sekarang memang menjadi suatu kebutuhan dunia yang sangat-sangat tinggi, dan kita punya potensi dan cadangan yang sangat-sangat tinggi juga. Jadi kita diminta persiapkan dan kita berkerjasama juga dengan kementerian lain," kata dia.
Baca Juga: Danantara Bidik Kepemilikan Saham BEI 15% hingga 30%
Pembentukan badan usaha yang dikelola negara terkait pemanfaatan tanah jarang sudah dikemukakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadali.
Bahlil menjelaskan, salah tujuan Presiden Prabowo membentuk badan baru itu dalam rangka mengoptimalkan potensi sumber daya mineral strategis di Tanah Air, salah satunya adalah logam tanah jarang. Diketahui, Indonesia memiliki cadangan komoditas mineral tersebut dengan jumlah yang tidak sedikit, namun belum dikelola.
(nng)
Lihat Juga :