Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid Sepanjang Tahun 2025, BPS Beberkan 3 Indikatornya

Kamis, 05 Februari 2026 - 15:01 WIB
loading...
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru tiga indikator strategis, yaitu Produk Domestik Bruto (PDB), ketenagakerjaan, dan kemiskinan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru tiga indikator strategis, yaitu Produk Domestik Bruto (PDB) , ketenagakerjaan, dan kemiskinan. Ketiga indikator ini memberikan gambaran penting mengenai arah perkembangan ekonomi dan sosial Indonesia.

Ditengah dinamika perdagangan dan geopolitik global, ekonomi Indonesia tetap tangguh dan mencatat pertumbuhan yang solid. Pada triwulan-IV 2025, PDB Indonesia tumbuh sebesar 5,39% (y-on-y), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,02%.

Dengan demikian, ekonomi Indonesia pada tahun 2025 tumbuh 5,11% (c-to-c), meningkat dari pertumbuhan tahun 2024 yang tercatat sebesar 5,03 persen (c-to-c). Baca Juga: Data BPS, Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Tumbuh 5,11%

Sebagai pembanding, ekonomi sejumlah negara tetangga juga mencatat pertumbuhan positif pada triwulan-IV 2025 (y-on-y), di antaranya: Vietnam 8,5%, Singapura 5,7%, Malaysia 5,7%, dan Filipina 3,0%. Secara tahunan (c-to-c), pertumbuhan ekonomi Vietnam mencapai 8,0%, diikuti Tiongkok 5,0%, Malaysia 4,9%, dan Singapura 4,8%.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan bahwa konsumsi masyarakat tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi triwulan-IV 2025.

”Ekonomi Indonesia pada triwulan-IV 2025 tumbuh sebesar 5,39 persen (y-on-y), salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga,” jelas Amalia pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2/2026).



Menurut BPS, kinerja konsumsi rumah tangga pada triwulan-IV 2025 utamanya didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur Nataru (Natal dan Tahun Baru, red), berbagai kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi, serta berbagai paket stimulus pemerintah untuk menjaga daya beli, mendorong aktivitas ekonomi, dan pemberdayaan generasi muda.

Sejumlah indikator turut menunjukkan perkembangan yang positif, antara lain transaksi online dari e-retail dan marketplace, serta nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kredit. Baca Juga: Ekonomi Kuartal IV-2025 Tumbuh 5,45%, Purbaya: di Bawah Janji Saya!

”Jumlah perjalanan wisatawan nusantara meningkat, tumbuh sebesar 13,42 persen (y-on-y) pada triwulan-IV 2025, diikuti peningkatan jumlah penumpang di beberapa moda transportasi seperti angkutan rel dan angkutan laut,” jelas Amalia.

Selain konsumsi rumah tangga, komponen lainnya yang mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan-IV 2025 dari sisi pengeluaran adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh solid sebesar 6,12%. Angka ini didorong oleh pertumbuhan barang modal bangunan serta mesin dan peralatan. Sementara itu, konsumsi pemerintah meningkat sebesar 4,55%.

Selanjutnya, ekspor barang dan jasa pada triwulan-IV 2025 tumbuh sebesar 3,25% (y-on-y) didorong peningkatan ekspor komoditas nonmigas seperti lemak dan minyak hewan/nabati, besi dan baja, mesin serta peralatan listrik, serta kendaraan dan bagiannya. Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekspor jasa.

Dari sisi lapangan usaha, BPS mencatat bahwa lima sektor utama yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB triwulan-IV 2025, yaitu industri pengolahan (19,20%), perdagangan (13,24%), pertanian (11,56%), konstruksi (10,16%), dan pertambangan (8,93%).

Beberapa sektor mencatat pertumbuhan yang tinggi, seperti transportasi dan pergudangan yang tumbuh hingga 8,98%, informasi dan komunikasi yang tumbuh hingga 8,09%, serta jasa keuangan yang tumbuh hingga 7,92%.

BPS mencatat industri pengolahan tumbuh sebesar 5,40 persen pada triwulan-IV 2025 (y-on-y). Kinerja sektor ini terutama didorong oleh industri makanan dan minuman, industri logam dasar, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Rekomendasi
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Ki Atmo Ungkap Alasan...
Ki Atmo Ungkap Alasan Tapa Bisu Harus Dilakukan Tanpa Berbicara, Ternyata Punya Makna Mendalam
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved