Tata Kelola dan Kejelasan Investasi Dipertanyakan Moody's, Begini Respons Danantara

Sabtu, 07 Februari 2026 - 07:51 WIB
loading...
Tata Kelola dan Kejelasan...
Danantara merespons keputusan Moody’s yang merevisi outlook peringkat utang Pemerintah Indonesia menjadi negatif. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia merespons keputusan Moody’s Ratings yang merevisi prospek (outlook) peringkat utang Pemerintah Indonesia menjadi negatif. Penyesuaian ini dipicu oleh kekhawatiran lembaga pemeringkat tersebut terkait struktur tata kelola dan kejelasan skema pembiayaan Danantara yang dinilai masih memerlukan rincian lebih lanjut.

"Peringkat investment-grade Indonesia tetap terjaga, merefleksikan kepercayaan terhadap ketahanan makroekonomi, disiplin fiskal, serta prospek pertumbuhan jangka panjang Indonesia. Penyesuaian outlook tersebut sekaligus menegaskan pentingnya reformasi kelembagaan dan konsistensi kebijakan dalam melanjutkan agenda pembangunan nasional," kata CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani seperti dikutip, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga: Gurita Bisnis Moody's dan MSCI, Benarkah Dikendalikan Bankir Dunia?

Meskipun terdapat perubahan proyeksi dari stabil menjadi negatif, Danantara menilai langkah Moody’s sebagai pengingat konstruktif. Lembaga pengelola aset negara ini berkomitmen menjadikan catatan tersebut sebagai pemacu untuk memperkuat fondasi kelembagaan serta menjaga disiplin kebijakan di tengah transisi pengelolaan aset strategis nasional.

Rosan menjelaskan bahwa sebagai sovereign wealth fund yang baru terbentuk, Danantara saat ini masih dalam fase pembangunan institusi. Fokus utama lembaga saat ini adalah membangun kredibilitas melalui penguatan tata kelola, disiplin investasi, serta penerapan manajemen risiko yang pruden secara bertahap.

Terkait keraguan Moody’s atas prioritas investasi, Danantara mengklaim telah menyusun peta jalan (roadmap) yang komprehensif. Peta jalan tersebut mencakup penguatan struktur pengambilan keputusan serta fungsi pengawasan yang ketat di seluruh siklus investasi untuk memastikan standar internasional tetap terpenuhi.



Lebih lanjut, Danantara menerapkan kerangka manajemen risiko terpadu guna menjamin alokasi modal berbasis pada kelayakan komersial. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap portofolio BUMN yang berada di bawah naungan Danantara dikelola dengan disiplin jangka panjang yang dapat dipertanggungjawabkan kepada pasar global.

Baca Juga: Moody's Sorot Danantara hingga Pangkas Kredit Indonesia jadi Negatif, Ini Kata Pemerintah

Transparansi dan akuntabilitas menjadi pilar utama dalam mengelola portofolio besar yang terdampak oleh revisi peringkat tersebut. Danantara berupaya menyelaraskan standar tata kelola di seluruh badan usaha miliki negara yang mereka kelola guna meningkatkan kepercayaan investor internasional.

Pihak manajemen optimistis bahwa melalui operasional yang profesional, peran Danantara sebagai pengelola aset negara yang kredibel akan semakin solid. Transformasi ini diharapkan mampu menjaga resiliensi ekonomi nasional dan mendukung keberlanjutan agenda pembangunan di masa mendatang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Rekomendasi
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Suka Microdrama Singkat?...
Suka Microdrama Singkat? Intip Sinopsis Don’t Hurt Me, Daddy, Mommy’s Leaving di V+Short
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved