Imbas Sanksi AS, 292 Juta Barel Minyak Mentah Rusia dan Iran Terdampar di Laut

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:49 WIB
loading...
A A A
Dampak dari kebijakan tersebut mulai dirasakan secara nyata oleh industri pengolahan. Kilang-kilang di India, misalnya, kini terpaksa mencari pasokan alternatif di tengah tarif pengiriman yang mendekati level tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Baca Juga: Jerman Tegaskan Tatanan Berbasis Aturan Tak Ada Lagi, Semua Negara Harus Persenjatai Diri

Meski terdapat peringatan mengenai potensi kelebihan pasokan secara global, kontrak berjangka minyak Brent tercatat telah naik sekitar 14 persen sepanjang tahun 2026. Badan Energi Internasional melaporkan bahwa meskipun persediaan global meningkat, dampaknya terhadap penurunan harga tertahan oleh disrupsi distribusi akibat sanksi.

Konferensi internasional ini juga menjadi panggung bagi Gunvor Group yang baru saja menyelesaikan proses management buyout pada Desember 2025. Perusahaan kini dipimpin oleh Gary Pedersen, yang sebelumnya merupakan praktisi senior di hedge fund Millennium Management.

Di bawah kepemimpinan baru, Gunvor menyatakan komitmennya untuk tetap fokus pada pertumbuhan global dengan penekanan khusus pada investasi di pasar Amerika Serikat. Langkah ini diambil di tengah pengawasan ketat dari Departemen Keuangan AS terhadap aktivitas perdagangan energi internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Rekomendasi
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved