Rebutan Pembeli Minyak di China, Rusia dan Iran Perang Harga Diskon

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:40 WIB
loading...
Rebutan Pembeli Minyak...
Sebuah kapal tanker bersandar di terminal minyak di Pelabuhan Zhoushan, Provinsi Zhejiang, China. FOTO/China Daily
A A A
JAKARTA - Rusia dan Iran terlibat perang harga untuk merebut pasar minyak mentah China dengan menawarkan diskon besar dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan ini mengemuka setelah India memangkas impor minyak Rusia sehingga mengubah peta perdagangan energi global.

"Ini menunjukkan ketergantungan yang semakin besar pada China sebagai pasar utama minyak Urals Rusia," kata Analis Vortexa Anna Zhminko.

Baca Juga: Ditekan AS, China Borong Minyak Rusia India Berpaling ke Saudi

Mengutip laporan Bloomberg, harga minyak Urals Rusia kini diperdagangkan sekitar USD12 per barel di bawah patokan ICE Brent, melebar dari diskon sekitar USD10 pada Januari. Sementara itu, minyak Iranian Light ditawarkan sekitar USD11 di bawah Brent, dibandingkan diskon USD8–9 dolar pada Desember.

Perubahan arus dagang dipicu oleh penurunan impor India terhadap minyak Rusia. Data Kpler menunjukkan, impor India turun menjadi sekitar 1,1 juta barel per hari (bph) pada Januari, jauh dari level lebih dari 2 juta bph pada pertengahan 2025 dan diproyeksikan turun lagi menjadi sekitar 800.000 bph pada Maret. Sejumlah penyulingan besar India dilaporkan menghentikan pembelian minyak Rusia untuk pengiriman Maret dan April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Rekomendasi
Cek Hasil Seleksi Sekolah...
Cek Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Hari Ini, Simak Jadwal SPMB Jabar Selanjutnya
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved