Rebutan Pembeli Minyak di China, Rusia dan Iran Perang Harga Diskon

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:40 WIB
loading...
A A A


Melemahnya permintaan dari India, Rusia mengalihkan pengiriman ke Asia Timur menggunakan kapal tangki raksasa (very large crude carrier/VLCC) yang mampu mengangkut hingga 2 juta barel. Sejak Desember, sekitar 6,3–6,9 juta barel minyak Urals ditransfer melalui Terusan Suez dan dipindahkan ke VLCC untuk dikirim ke China, menurut data Vortexa dan Kpler.

Baca Juga: Mengapa Negara-negara Arab Ketakutan Jika Perang AS-Iran Pecah? Ini Analisisnya

Lonjakan pasokan tercermin dari peningkatan pengiriman minyak Rusia ke pelabuhan China menjadi 2,09 juta bph dalam 18 hari pertama Februari, naik dari 1,72 juta bph pada Januari. Namun, kapasitas serapan pasar China dinilai terbatas karena penyulingan independen atau teapot beroperasi di bawah kuota impor, sementara perusahaan milik negara cenderung berhati-hati terhadap risiko sanksi.

Kelebihan pasokan tersebut memicu penumpukan stok mengambang. Pada awal Februari, sekitar 143 juta barel minyak mentah Rusia tercatat berada di kapal di laut, sementara sekitar 48 juta barel minyak Iran menganggur di Laut Kuning dan Selat Singapura. CEO Vitol Russel Hardy pada 12 Februari menyatakan, tempat untuk minyak Rusia semakin sedikit dan China kini menjadi pasar utama bagi minyak Rusia dan Iran.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved