Langgar UU, UGM Desak Prabowo Kaji Ulang Kesepakatan Dagang dengan AS
Senin, 02 Maret 2026 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, Guru Besar UGM mengimbau kepada para akademisi di kampus seluruh Indonesia untuk bersama-sama melakukan kajian multidisiplin terkait dengan dampak ART bagi perekonomian dan kedaulatan Indonesia.
Baca Juga: Bukan 19%, Menko Airlangga Pastikan Tarif Dagang ke AS Jadi 15 Persen
Baiquni berkata, Pemerintah perlu mengambil keputusan secara bijaksana dengan mengedepankan kesejahteraan rakyat dan kedaulatan negara dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk itu, ia menilai, keputusan Mahkamah Agung AS perlu dijadikan pertimbangan.
"Apabila ratifikasi dari perjanjian ART tersebut tidak mengakomodasi tujuan-tujuan yang tercantum dalam undang-undang maupun Undang-Undang Dasar 1945, pemerintah hendaknya melakukan renegosiasi, menunda, dan bahkan membatalkan pelaksanaan perjanjian yang tidak adil tersebut," tegas Baiquni.
"Yang terakhir, yang ketujuh, para akademisi Universitas Gadjah Mada siap mendukung setiap upaya memperkuat dan meneguhkan kedaulatan Indonesia di berbagai bidang dan lini kehidupan," pungkasnya.
Baca Juga: Bukan 19%, Menko Airlangga Pastikan Tarif Dagang ke AS Jadi 15 Persen
Baiquni berkata, Pemerintah perlu mengambil keputusan secara bijaksana dengan mengedepankan kesejahteraan rakyat dan kedaulatan negara dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk itu, ia menilai, keputusan Mahkamah Agung AS perlu dijadikan pertimbangan.
"Apabila ratifikasi dari perjanjian ART tersebut tidak mengakomodasi tujuan-tujuan yang tercantum dalam undang-undang maupun Undang-Undang Dasar 1945, pemerintah hendaknya melakukan renegosiasi, menunda, dan bahkan membatalkan pelaksanaan perjanjian yang tidak adil tersebut," tegas Baiquni.
"Yang terakhir, yang ketujuh, para akademisi Universitas Gadjah Mada siap mendukung setiap upaya memperkuat dan meneguhkan kedaulatan Indonesia di berbagai bidang dan lini kehidupan," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :