BEI Dorong Perusahaan Rintisan Cemplung ke Pasar Modal Indonesia
Kamis, 17 September 2020 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Bursa dengan IPO Terbanyak di ASEAN, Investor Pasar Modal Indonesia Naik 26% )
"Ini yang harus kita address. Argumen saya kalau misalnya menggunakan peraturan itu Amazon sampai lima tahun lalu ga bisa IPO, padahal Amazon market capnya 2,1 triliun dolar AS, lebih besar daripada kita punya PDB. Nanti bakal juga ada peraturan yang akan keluar yang akan mengaddress particular issue, itu isu yang sangat penting," kata dia.
Poin ketiga, Pandu menyebut bagaimana membuat perusahaan rintisan ini masuk ke Indeks LQ45, karena hal ini merupakan suatu kepentingan bagi mereka untuk masuk ke emiten yang memiliki likuiditas tinggi dan kriteria tersebut diantaranya dapat meliputi pertimbangan kapitalisasi pasar.
"Kita akan address all this point, kita akan coba address sampai bisa dan yang fair, dan itu adalah challenge kita, kenapa? karena kita translated in industry yang masih tujuh tahun baru di Indonesia, dimana orang bisa mengerti dan mengetahui bisnis ini," ucapnya.
"Ini yang harus kita address. Argumen saya kalau misalnya menggunakan peraturan itu Amazon sampai lima tahun lalu ga bisa IPO, padahal Amazon market capnya 2,1 triliun dolar AS, lebih besar daripada kita punya PDB. Nanti bakal juga ada peraturan yang akan keluar yang akan mengaddress particular issue, itu isu yang sangat penting," kata dia.
Poin ketiga, Pandu menyebut bagaimana membuat perusahaan rintisan ini masuk ke Indeks LQ45, karena hal ini merupakan suatu kepentingan bagi mereka untuk masuk ke emiten yang memiliki likuiditas tinggi dan kriteria tersebut diantaranya dapat meliputi pertimbangan kapitalisasi pasar.
"Kita akan address all this point, kita akan coba address sampai bisa dan yang fair, dan itu adalah challenge kita, kenapa? karena kita translated in industry yang masih tujuh tahun baru di Indonesia, dimana orang bisa mengerti dan mengetahui bisnis ini," ucapnya.
(akr)
Lihat Juga :