Selat Hormuz Ditutup, Indonesia Pastikan Ekspor 2.000 Ton Beras ke Arab Saudi Lancar
Selasa, 03 Maret 2026 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Itu mimpi kita. Stok kita hari ini 3,7 juta ton dan ini tidak pernah terjadi selama republik ini berdiri," ujarnya.
"Hitungan kami pertengahan Maret itu stok beras 4 juta ton, kemudian akhir bulan paling lambat awal April itu sudah mencapai 5 juta ton," imbuhnya.
Baca Juga: Iran Blokade Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Impor BBM dan LPG Indonesia dari AS
Adapun Perum Bulog mendapat penugasan ekspor sebanyak 2.280 ton beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia selama di Arab Saudi. Pengiriman direncanakan berlangsung secara bertahap pada awal Maret mendatang.
Sementara itu, pengiriman ekspor menghadapi tantangan setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, yang mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup untuk lalu lintas pelayaran.
"Hitungan kami pertengahan Maret itu stok beras 4 juta ton, kemudian akhir bulan paling lambat awal April itu sudah mencapai 5 juta ton," imbuhnya.
Baca Juga: Iran Blokade Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Impor BBM dan LPG Indonesia dari AS
Adapun Perum Bulog mendapat penugasan ekspor sebanyak 2.280 ton beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia selama di Arab Saudi. Pengiriman direncanakan berlangsung secara bertahap pada awal Maret mendatang.
Sementara itu, pengiriman ekspor menghadapi tantangan setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, yang mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup untuk lalu lintas pelayaran.
(nng)
Lihat Juga :