Selain Lonjakan Harga Minyak, IHSG Berdarah-darah Terpukul Fitch Rating

Rabu, 04 Maret 2026 - 21:15 WIB
loading...
Selain Lonjakan Harga...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat hingga sempat menembus level psikologis 7.500 akibat akumulasi tekanan global. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat hingga sempat menembus level psikologis 7.500 akibat akumulasi tekanan global dan domestik yang terjadi secara bersamaan. Selain eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak, sentimen negatif pasar diperparah oleh langkah lembaga pemeringkat Fitch Ratings yang merevisi outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Pengamat pasar modal, Hendra Wardana, menilai situasi ini memicu kekhawatiran terhadap ketahanan fiskal Indonesia sebagai negara importir minyak. Kenaikan harga energi dunia diprediksi akan memperlebar beban subsidi yang secara otomatis menekan APBN. "Ketika pasar melihat risiko fiskal meningkat, sentimen menjadi cepat berubah ke arah defensif," kata Hendra di Jakarta, Rabu (4/3).

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Rontok 4,57% ke Level 7.577

Menurut Hendra, arah pergerakan indeks hingga akhir Maret mendatang akan sangat bergantung pada stabilitas nilai tukar rupiah dan harga minyak mentah jenis Brent. Selama harga minyak dunia bertahan di bawah 90 USD per barel, tekanan pasar diperkirakan hanya bersifat volatilitas jangka pendek, namun risiko risk-off yang lebih dalam mengintai jika harga menyentuh 100 USD per barel akibat gangguan di Selat Hormuz.

Secara teknikal, area 7.500–7.600 kini menjadi zona penopang penting bagi IHSG sebelum berpotensi menguji kembali area 7.400 jika eskalasi konflik terus meluas. Namun, jika ketegangan mereda dan rupiah berhasil stabil, indeks memiliki peluang untuk melakukan rebound bertahap ke kisaran 7.900–8.100 pada akhir bulan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
IHSG Berbalik Menguat...
IHSG Berbalik Menguat 0,69% ke 5.916 meski Sepi Transaksi
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
VAR Untungkan Argentina?...
VAR Untungkan Argentina? Pakar Soroti Inkonsistensi Wasit
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
Berita Terkini
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved