Tokyo Gas dan Hanwa Beli Wood Pellet Produksi PT BJA Gorontalo
Rabu, 04 Maret 2026 - 21:30 WIB
loading...
Tokyo Gas dan Hanwa melakukan pengecekan langsung terhadap legalitas, operasional, serta dampak produksi wood pellet PT BJA di Pohuwato, Gorontalo. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Tokyo Gas Co., Ltd. dan Hanwa Co., Ltd. melakukan pengecekan langsung terhadap legalitas, operasional, serta dampak produksi wood pellet PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kunjungan tersebut dilakukan dalam kapasitas keduanya sebagai pembeli wood pellet yang diproduksi perusahaan tersebut.
Bupati Pohuwato, Syaiful A. Mbuinga, mengatakan para buyer dari Jepang itu mengajukan sejumlah pertanyaan, terutama terkait aspek legalitas dan perizinan perusahaan.
“Proses perizinan BJA telah melalui mekanisme evaluasi administratif dan teknis sebagaimana diatur dalam sistem perizinan berusaha,” kata Syaiful dalam keterangannya, dikutip Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Imigrasi Bogor Tangkap 13 WNA Asal Jepang Pelaku Penipuan Online
Menurut dia, agenda utama kunjungan tersebut adalah memperoleh informasi menyeluruh mengenai legalitas, operasional, serta dampak keberadaan BJA di wilayah Pohuwato. Hal itu penting bagi Tokyo Gas dan Hanwa untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku.
Selain aspek legalitas, kedua perusahaan juga menyoroti dampak sosial dan ekonomi BJA terhadap masyarakat sekitar. Pemerintah daerah mencatat, keberadaan BJA telah menyerap lebih dari 1.500 tenaga kerja, sehingga berkontribusi dalam menekan tingkat pengangguran di daerah tersebut.
Tak hanya itu, aktivitas industri BJA dinilai turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Perusahaan juga menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kepada masyarakat sekitar wilayah operasional. “Investasi yang masuk ke Kabupaten Pohuwato, termasuk dari BJA, turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai sekitar 9%," ujarnya.
Baca Juga: Cerita Sastia Prama Putri, Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Berpaspor Indonesia
Syaiful menambahkan, capaian pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurut dia, hasil tersebut merupakan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Terkait isu lingkungan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato memastikan kegiatan pembukaan lahan oleh BJA dilakukan berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan dilaksanakan secara bertahap sesuai petak tebang. Setelah pembukaan lahan, perusahaan melakukan penanaman kembali dengan pohon gamal, sementara area konservasi seperti buffer zone dan sempadan sungai tidak dibuka untuk kegiatan produksi.
Bupati Pohuwato, Syaiful A. Mbuinga, mengatakan para buyer dari Jepang itu mengajukan sejumlah pertanyaan, terutama terkait aspek legalitas dan perizinan perusahaan.
“Proses perizinan BJA telah melalui mekanisme evaluasi administratif dan teknis sebagaimana diatur dalam sistem perizinan berusaha,” kata Syaiful dalam keterangannya, dikutip Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Imigrasi Bogor Tangkap 13 WNA Asal Jepang Pelaku Penipuan Online
Menurut dia, agenda utama kunjungan tersebut adalah memperoleh informasi menyeluruh mengenai legalitas, operasional, serta dampak keberadaan BJA di wilayah Pohuwato. Hal itu penting bagi Tokyo Gas dan Hanwa untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku.
Selain aspek legalitas, kedua perusahaan juga menyoroti dampak sosial dan ekonomi BJA terhadap masyarakat sekitar. Pemerintah daerah mencatat, keberadaan BJA telah menyerap lebih dari 1.500 tenaga kerja, sehingga berkontribusi dalam menekan tingkat pengangguran di daerah tersebut.
Tak hanya itu, aktivitas industri BJA dinilai turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Perusahaan juga menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kepada masyarakat sekitar wilayah operasional. “Investasi yang masuk ke Kabupaten Pohuwato, termasuk dari BJA, turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai sekitar 9%," ujarnya.
Baca Juga: Cerita Sastia Prama Putri, Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Berpaspor Indonesia
Syaiful menambahkan, capaian pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurut dia, hasil tersebut merupakan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Terkait isu lingkungan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato memastikan kegiatan pembukaan lahan oleh BJA dilakukan berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan dilaksanakan secara bertahap sesuai petak tebang. Setelah pembukaan lahan, perusahaan melakukan penanaman kembali dengan pohon gamal, sementara area konservasi seperti buffer zone dan sempadan sungai tidak dibuka untuk kegiatan produksi.
(nng)
Lihat Juga :