Iran Berperang, Krisis Energi Negara-negara Ini Makin Parah
Kamis, 05 Maret 2026 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
Tidak semua ekonomi Eropa Tengah sama-sama rentan. Ceko telah menyelesaikan peningkatan Pipa Trans-Alpine pada awal 2025, menggandakan kapasitasnya menjadi 8 juta ton per tahun dan sepenuhnya menggantikan pasokan Druzhba. Saat pipa terganggu pada Januari, Praha hampir tidak terdampak.
Baca Juga: Iran Larang Total Ekspor Hasil Pertanian, Picu Kekhawatiran Pasar Global
Rumania, diuntungkan oleh produksi minyak dan gas domestik yang mencukupi sekitar 30% kebutuhan minyak mentahnya. Menteri Energi Bogdan Ivan menyatakan bahwa negara itu memiliki cadangan bahan bakar 3,2 juta ton — cukup untuk hampir enam bulan tanpa impor. Meski begitu, OMV Petrom dan Lukoil telah menaikkan harga pompa di Rumania, dan Ivan mengakui bahwa biaya bahan bakar bisa mencapai RON 10 per liter jika harga minyak melebihi 110-120 dolar AS per barel.
Uni Eropa sejauh ini menolak mengaktifkan langkah darurat, meskipun pejabat tetap cemas. Laporan New York Times bahwa Iran mungkin terbuka membahas syarat akhir konflik sempat menenangkan harga pada 3 Maret, tapi analis memperingatkan bahwa penurunan berkelanjutan memerlukan hentikan permusuhan.
Baca Juga: Iran Larang Total Ekspor Hasil Pertanian, Picu Kekhawatiran Pasar Global
Rumania, diuntungkan oleh produksi minyak dan gas domestik yang mencukupi sekitar 30% kebutuhan minyak mentahnya. Menteri Energi Bogdan Ivan menyatakan bahwa negara itu memiliki cadangan bahan bakar 3,2 juta ton — cukup untuk hampir enam bulan tanpa impor. Meski begitu, OMV Petrom dan Lukoil telah menaikkan harga pompa di Rumania, dan Ivan mengakui bahwa biaya bahan bakar bisa mencapai RON 10 per liter jika harga minyak melebihi 110-120 dolar AS per barel.
Gambaran Lebih Luas di Eropa
Reuters melaporkan bahwa Eropa menghadapi tantangan sulit mengisi ulang cadangan gas musim panas ini, dengan analis memperingatkan bahwa gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz bisa mendorong harga gas Eropa di atas 100 euro per megawatt jam level yang belum terlihat sejak krisis energi 2022.Uni Eropa sejauh ini menolak mengaktifkan langkah darurat, meskipun pejabat tetap cemas. Laporan New York Times bahwa Iran mungkin terbuka membahas syarat akhir konflik sempat menenangkan harga pada 3 Maret, tapi analis memperingatkan bahwa penurunan berkelanjutan memerlukan hentikan permusuhan.
(nng)
Lihat Juga :