Stok BBM Aman, Pengamat: Masyarakat Perlu Diedukasi Biar Tak Panic Buying
Kamis, 12 Maret 2026 - 22:46 WIB
loading...
A
A
A
"Mari sampaikan kepada khalayak agar tidak perlu ada kekhawatiran kalau memasuki Idul Fitri nanti stok BBM akan habis," ujar Komaidi.
Sebelumnya sempat muncul kegaduhan dan kepanikan setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut ketersediaan BBM Indonesia aman untuk 20 hari ke depan. Kondisi itu menjadi kontras karena Jepang memiliki stok hingga 254 hari namun pemerintahannya langsung melakukan koordinasi menyusul terjadinya perang Iran versi Amerika Serika-Israel.
Komaidi menyarankan kepada pemerintah dan Pertamina agar meningkatkan kapasitas stok penyimpanan nasional untuk minyak mentah dan hasil olahan minyak. Saat ini, kata dia, rata-rata kapasitas stok nasional hanya cukup untuk 14-30 hari. "Setidaknya Indonesia itu mampu menyamai Australia yang sampai 50 hari," katanya.
Baca Juga : Cadangan BBM RI Lebih Tinggi Dibandingkan Beberapa Negara, Masyarakat Diminta Tenang
Mengenai situasi sekarang dengan ketegangan di Timur Tengah yang belum mereda, Komaidi berharap pemerintah mengalihkan jalur impor dari Selat Hormuz ke jalur lain. Ia mengatakan saat ini masih banyak negara pemasok BBM yang tidak terlibat konflik. Hanya saja dengan pengalihan kapasitas impor yang melewati Selat Hormuz, tentunya berdampak terhadap adanya penambahan cost operasional.
Sebelumnya sempat muncul kegaduhan dan kepanikan setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut ketersediaan BBM Indonesia aman untuk 20 hari ke depan. Kondisi itu menjadi kontras karena Jepang memiliki stok hingga 254 hari namun pemerintahannya langsung melakukan koordinasi menyusul terjadinya perang Iran versi Amerika Serika-Israel.
Komaidi menyarankan kepada pemerintah dan Pertamina agar meningkatkan kapasitas stok penyimpanan nasional untuk minyak mentah dan hasil olahan minyak. Saat ini, kata dia, rata-rata kapasitas stok nasional hanya cukup untuk 14-30 hari. "Setidaknya Indonesia itu mampu menyamai Australia yang sampai 50 hari," katanya.
Baca Juga : Cadangan BBM RI Lebih Tinggi Dibandingkan Beberapa Negara, Masyarakat Diminta Tenang
Mengenai situasi sekarang dengan ketegangan di Timur Tengah yang belum mereda, Komaidi berharap pemerintah mengalihkan jalur impor dari Selat Hormuz ke jalur lain. Ia mengatakan saat ini masih banyak negara pemasok BBM yang tidak terlibat konflik. Hanya saja dengan pengalihan kapasitas impor yang melewati Selat Hormuz, tentunya berdampak terhadap adanya penambahan cost operasional.
Lihat Juga :