Forwatan dan Industri Hilir Sawit Kolaborasi Salurkan Bantuan Sosial
Minggu, 15 Maret 2026 - 22:46 WIB
loading...
Tiga asosiasi industri hilir kelapa sawit berkolaborasi dengan Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) menyalurkan bantuan sosial kepada dua yayasan yatim piatu di Kota Depok, Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Tiga asosiasi industri hilir kelapa sawit berkolaborasi dengan Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) menyalurkan bantuan sosial kepada dua yayasan yatim piatu di Kota Depok, Jawa Barat. Kegiatan yang telah berlangsung selama tujuh tahun ini merupakan wujud kepedulian industri sawit terhadap masyarakat sekaligus memperkenalkan manfaat komoditas strategis nasional tersebut.
"Hari ini kami mendapat amanah dari Gimni, Apolin, dan Aprobi untuk menyalurkan bantuan sosial kepada yayasan yatim piatu, salah satunya Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho," ujar Ketua Umum Forwatan, Beledug Bantolo, dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).
Baca Juga: Terbitkan Perpres 113/2025, Pemerintah Dorong Transformasi Subsidi dan Efisiensi Industri Pupuk
Bantuan yang diberikan antara lain minyak goreng, makanan berbahan turunan kelapa sawit, serta beras. Ratusan paket tersebut diserahkan langsung kepada pengelola Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho, Yayasan Panti Asuhan Darussalam Sukmajaya Depok Timur, dan Yayasan Intifa Cinta Yatim dan Dhuafa Al Ikhwaniyah Kota Depok.
Beledug menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional dengan luas perkebunan mencapai sekitar 16,8 juta hektare yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Industri ini juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan.
"Industri sawit juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan," sambungnya.
Indonesia sendiri merupakan salah satu eksportir minyak sawit terbesar di dunia dengan pasar utama di India, Eropa, China, Timur Tengah, dan Afrika. Produk turunan sawit dimanfaatkan dalam berbagai sektor, mulai dari minyak goreng untuk kebutuhan pangan hingga biodiesel sebagai campuran bahan bakar untuk mendukung swasembada energi.
Sementara itu, perwakilan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Rahayu Dwi Mumpuni, mengatakan industri sawit tidak hanya berperan dalam perekonomian nasional, tetapi juga menghasilkan berbagai produk yang digunakan masyarakat setiap hari. Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel, semuanya berasal dari kelapa sawit.
"Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel, semuanya berasal dari kelapa sawit. Karena itu kami berharap keberadaan industri ini juga bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.
Baca Juga: Industri Kehutanan Masuk Sunset Industry, Pakar Dorong Pembenahan Regulasi
Ia menambahkan, penyaluran bantuan kepada yayasan yatim piatu tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian industri sawit agar manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir memberikan sedikit santunan kepada adik-adik semua. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan adik-adik tetap semangat bersekolah. Jangan putus asa, karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian," imbuhnya.
Kegiatan ini melibatkan tiga asosiasi industri hilir sawit, yakni Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin), dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni). Kolaborasi dengan Forwatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi nyata industri sawit bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Hari ini kami mendapat amanah dari Gimni, Apolin, dan Aprobi untuk menyalurkan bantuan sosial kepada yayasan yatim piatu, salah satunya Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho," ujar Ketua Umum Forwatan, Beledug Bantolo, dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).
Baca Juga: Terbitkan Perpres 113/2025, Pemerintah Dorong Transformasi Subsidi dan Efisiensi Industri Pupuk
Bantuan yang diberikan antara lain minyak goreng, makanan berbahan turunan kelapa sawit, serta beras. Ratusan paket tersebut diserahkan langsung kepada pengelola Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho, Yayasan Panti Asuhan Darussalam Sukmajaya Depok Timur, dan Yayasan Intifa Cinta Yatim dan Dhuafa Al Ikhwaniyah Kota Depok.
Beledug menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional dengan luas perkebunan mencapai sekitar 16,8 juta hektare yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Industri ini juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan.
"Industri sawit juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan," sambungnya.
Indonesia sendiri merupakan salah satu eksportir minyak sawit terbesar di dunia dengan pasar utama di India, Eropa, China, Timur Tengah, dan Afrika. Produk turunan sawit dimanfaatkan dalam berbagai sektor, mulai dari minyak goreng untuk kebutuhan pangan hingga biodiesel sebagai campuran bahan bakar untuk mendukung swasembada energi.
Sementara itu, perwakilan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Rahayu Dwi Mumpuni, mengatakan industri sawit tidak hanya berperan dalam perekonomian nasional, tetapi juga menghasilkan berbagai produk yang digunakan masyarakat setiap hari. Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel, semuanya berasal dari kelapa sawit.
"Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel, semuanya berasal dari kelapa sawit. Karena itu kami berharap keberadaan industri ini juga bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.
Baca Juga: Industri Kehutanan Masuk Sunset Industry, Pakar Dorong Pembenahan Regulasi
Ia menambahkan, penyaluran bantuan kepada yayasan yatim piatu tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian industri sawit agar manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir memberikan sedikit santunan kepada adik-adik semua. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan adik-adik tetap semangat bersekolah. Jangan putus asa, karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian," imbuhnya.
Kegiatan ini melibatkan tiga asosiasi industri hilir sawit, yakni Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin), dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni). Kolaborasi dengan Forwatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi nyata industri sawit bagi masyarakat yang membutuhkan.
(nng)
Lihat Juga :