Genjot Ekspor Kertas Daur Ulang, Wamendag Identifikasi 2 Masalah
Jum'at, 18 September 2020 - 14:57 WIB
loading...
Wamendag Jerry Sambuaga saat mengunjungi sekaligus melakukan pelepasan ekspor PT Fajar Surya Wisesa Tbk, pabrik kertas kemasan terbesar Indonesia yang berlokasi di Cikarang. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ekspor kertas adalah salah satu ekspor andalan Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor kertas menempati urutan ke-9 secara nilai dari keseluruhan ekspor Indonesia.
Indonesia juga dikenal sebagai penghasil kertas terbaik di dunia sehingga permintaan selalu naik di pasaran internasional. Tetapi, pasar yang menjanjikan itu belum bisa dipenuhi karena berbagai kendala, khususnya di sektor penghasil kertas kemasan yang berbahan baku kertas bekas .
Untuk itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga berinisiatif menemui pengusaha dan asosiasi pulp dan kertas untuk menangkap permasalahan yang ada. Jerry mengunjungi sekaligus melakukan pelepasan ekspor PT Fajar Surya Wisesa Tbk, pabrik kertas kemasan terbesar Indonesia yang berlokasi di Cikarang.
(Baca Juga: Intip Technopark Cimahi, Wamendag Tangkap Potensi Ekspor Alternatif)
Dari kunjungan dan pelepasan ekspor tersebut wamendag mencatat ada dua masalah yang penting dan mendesak untuk diselesaikan. Masalah pertama adalah kepastian regulasi mengenai pasokan bahan baku. Pasalnya, industri kertas kemasan lebih dari 50% merupakan industri kertas daur ulang sehingga memerlukan pasokan daur ulang kertas yang berkelanjutan dan dipermudah.
Indonesia juga dikenal sebagai penghasil kertas terbaik di dunia sehingga permintaan selalu naik di pasaran internasional. Tetapi, pasar yang menjanjikan itu belum bisa dipenuhi karena berbagai kendala, khususnya di sektor penghasil kertas kemasan yang berbahan baku kertas bekas .
Untuk itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga berinisiatif menemui pengusaha dan asosiasi pulp dan kertas untuk menangkap permasalahan yang ada. Jerry mengunjungi sekaligus melakukan pelepasan ekspor PT Fajar Surya Wisesa Tbk, pabrik kertas kemasan terbesar Indonesia yang berlokasi di Cikarang.
(Baca Juga: Intip Technopark Cimahi, Wamendag Tangkap Potensi Ekspor Alternatif)
Dari kunjungan dan pelepasan ekspor tersebut wamendag mencatat ada dua masalah yang penting dan mendesak untuk diselesaikan. Masalah pertama adalah kepastian regulasi mengenai pasokan bahan baku. Pasalnya, industri kertas kemasan lebih dari 50% merupakan industri kertas daur ulang sehingga memerlukan pasokan daur ulang kertas yang berkelanjutan dan dipermudah.
Lihat Juga :