Pindah ke EV, Sopir Taksi Online Hemat Biaya Operasional hingga 65%

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:23 WIB
loading...
Pindah ke EV, Sopir...
Peralihan dari mobil konvensional ke armada elektrifikasi memberikan penghematan biaya operasional. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pengemudi taksi daring yang menggunakan kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV), Kholid Syaifulloh (51), menilai peralihan dari mobil konvensional ke armada elektrifikasi memberikan penghematan biaya operasional yang sangat signifikan bagi penghasilan harian. "Jadi saya merasakan berganti mobil tiga generasi sedan taksi. Secara kasar, kira-kira biaya operasional sehari-hari sekarang itu cuma 35% dari mobil bensin," ungkap Kholid.

Kholid, yang memiliki pengalaman 15 tahun mengemudikan kendaraan bermesin bakar konvensional (Internal Combustion Engine/ICE), mengaku lebih tenang menghadapi risiko gejolak harga maupun kelangkaan BBM. Meski membutuhkan waktu pengisian daya, efisiensi biaya yang dihasilkan jauh melampaui beban operasional kendaraan berbahan bakar Pertalite yang digunakannya dahulu.

Baca Juga: Harga Bensin Naik Efek Perang Iran dan AS, Mobil Listrik Diborong

Dengan jarak tempuh harian mencapai 350 km dari Bekasi menuju jantung Ibu Kota, Kholid menerapkan strategi waktu pengecasan yang efektif dengan total biaya tak sampai Rp100.000. Penggunaan fitur pengisian daya cepat (fast charging) yang tersedia di berbagai titik strategis membantunya menjaga produktivitas harian tetap maksimal.

"Penggunaan EV ini sangat menguntungkan karena biaya operasionalnya stabil. Dengan manajemen waktu yang tepat saat pengisian daya, saya tetap bisa narik penumpang dengan optimal tanpa terbebani biaya bensin yang mahal," ujarnya.



Senada dengan Kholid, pengemudi Green SM, Noval Gamawan (50), juga merasakan efisiensi serupa saat mengoperasikan unit EV miliknya di wilayah Jakarta. Ia menjelaskan bahwa biaya pengisian daya hingga penuh hanya membutuhkan Rp51.600 untuk jarak tempuh 285 km, berbanding terbalik dengan modal bensin harian saat masih menggunakan mobil konvensional yang mencapai Rp300.000 hingga Rp400.000.

Baca Juga: 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Periode Arus Mudik 2026

Sebagai pengemudi berpengalaman, Noval merasakan keunggulan EV terutama saat menghadapi kemacetan Ibu Kota yang biasanya memicu pemborosan BBM pada mobil bensin akibat pola stop-and-go. Selain lebih hemat, kendaraan listrik murni dirasakannya lebih ringan dan gesit untuk membelah kepadatan jalanan kota.

"Kalau mobil bensin, macet tengah kota itu pasti operasional membengkak, karena gas-rem-gas-rem itu yang bikin boros. Nah, EV ini punya kelebihan di sana. Saya jadi lebih tenang, sekaligus mobil ini memang lebih ringan dan lincah juga saat macet," pungkas Noval.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Bagaimana Taksi Online?
Taksi Online airasia...
Taksi Online airasia ride Mulai Wara-wiri di Bali, Begini Cara Pesannya
Nambah Lagi Saingan...
Nambah Lagi Saingan Gojek-Grab, AirAsia Ride Meluncur di Indonesia pada November
Buntut Pemerkosaan Penumpang...
Buntut Pemerkosaan Penumpang GoCar, Gojek Nonaktifkan Akun Driver Pelaku
Info Penting! Kerja...
Info Penting! Kerja Naik Ojol hingga Taksi Online Wajib Bawa STRP
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
Sopir Taksi Green SM...
Sopir Taksi Green SM Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Ditolak Menumpang karena...
Ditolak Menumpang karena Terlalu Gemuk, Rapper AS Gugat Taksi Online Lyft
Rekomendasi
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Berita Terkini
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved