Blokade Selat Hormuz Sandera Pasokan Energi Global, Negara-negara Asia Kembali ke Batu Bara

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:00 WIB
loading...
A A A
Namun, terganggunya pasokan LNG akibat konflik membuat sejumlah negara mengambil langkah cepat dengan kembali mengandalkan batu bara. India meningkatkan pembakaran batu bara untuk memenuhi lonjakan permintaan listrik saat musim panas, sementara Korea Selatan mencabut pembatasan produksi listrik dari batu bara. Indonesia juga memprioritaskan penggunaan batu bara domestik, diikuti Thailand, Filipina, dan Vietnam yang meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berbasis batu bara.

Langkah tersebut dinilai sebagai solusi jangka pendek untuk menjaga stabilitas energi. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa ketergantungan berkelanjutan terhadap batu bara dapat memperlambat transisi menuju energi bersih dan meningkatkan emisi gas rumah kaca.

China, sebagai konsumen dan produsen batu bara terbesar di dunia, telah membangun kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara dalam jumlah besar sejak 2021 guna memperkuat ketahanan energi. Sementara itu, India yang berada di posisi kedua juga meningkatkan ketergantungan pada batu bara untuk memenuhi kebutuhan listrik puncak yang diperkirakan mencapai 270 gigawatt.

Di sisi lain, kebijakan Indonesia yang memprioritaskan pasokan batu bara untuk kebutuhan domestik turut menambah tekanan di pasar regional. Kondisi ini berpotensi memperketat pasokan global dan mendorong kenaikan harga, terutama bagi negara-negara importir di Asia.

Baca Juga: AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Rekomendasi
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Ketua Komisi III DPR...
Ketua Komisi III DPR Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgent
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Berita Terkini
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
Infografis
3 Negara Asia Ini Disinyalir...
3 Negara Asia Ini Disinyalir Memasok Senjata ke Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved