Indonesia 70% Masih Impor LPG, Bahlil Minta Masyarakat Berhemat

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:52 WIB
loading...
Indonesia 70% Masih...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meminta masyarakat agar menggunakan LPG secara bijak. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meminta masyarakat agar menggunakan LPG secara bijak di tengah dinamika pasokan energi global yang dipengaruhi konflik geopolitik, termasuk perang di kawasan Iran. Dalam pernyataannya yang dikutip dari media sosial pribadi pada Minggu (29/3/2026), Bahlil menyebut ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG masih cukup tinggi, yakni mencapai sekitar 70% dari total kebutuhan nasional. "Berkait dengan LPG, LPG yang kita butuh effort bersama-sama dan saya menyarankan kepada masyarakat untuk kita bijaksana dalam memakai LPG," ujar Bahlil.

Baca Juga: Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini

Menurut dia, meskipun kondisi global sedang memberi tekanan terhadap rantai pasok energi, pasokan LPG nasional hingga saat ini masih dalam kondisi aman. Pemerintah memastikan kapal-kapal pengangkut LPG dari sejumlah negara pemasok tetap berjalan sesuai jadwal. "Kita tahu bahwa LPG kita 70% kita impor. Tapi sampai dengan hari ini kondisinya clear. Kapal-kapal yang juga kita beli dari beberapa negara masih on the track. Jadi insyaAllah aman," katanya.



Meski demikian, ia menekankan situasi global tetap harus diantisipasi secara serius karena berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi nasional. "Tapi kan bagaimanapun kondisi global ini membuat kita semua harus ikhtiar," lanjutnya.

Baca Juga: 10 Negara yang Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI

Bahlil juga menyampaikan arahan Presiden agar seluruh jajaran pemerintah bekerja hati-hati dalam menjaga pasokan energi, terutama dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat kecil. "Presiden selalu menyampaikan kepada kami bahwa kita harus bekerja betul-betul dengan hati-hati dan memperhatikan kepentingan saudara-saudara kita, rakyat kecil dan masyarakat kita," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Rekomendasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved