Heboh! Harga Bensin Pertamax Naik Sampai Rp17.850 per Liter Awal April
Senin, 30 Maret 2026 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
"Skema harga Gasoline dan Gasoil naik sejalan dengan tren HIP dalam upaya mendukung arahan Pemerintah untuk hemat energi akibat situasi perang US-Israel vs Iran yang menyebabkan harga minyak dunia naik ekstrim dan terjadi gangguan 20% pasokan minyak dunia di Selat Hormuz," tulis keterangan tersebut.
Baca Juga: Krisis Selat Hormuz Makin Parah, Lebih dari 40 Negara Terapkan Darurat BBM
Selain itu kenaikan harga BBM dipicu pelemahan kurs Rupiah terhadap dolar AS sebesar 0,34 persen (Rp58/USD) dari Rp16.819/USD menjadi Rp16.877/USD. Terpisah, Ekonom Universitas Airlangga (UNAIR), Wisnu Wibowo mengatakan, kenaikan harga BBM sebagai konsekuensi logis dari mekanisme pasar internasional. "Kenaikan harga BBM nonsubsidi dinilai sebagai konsekuensi logis karena skema penetapannya mengikuti harga pasar internasional," ujar dia.
Wisnu memproyeksikan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan lebih dari 10%. Adapun penyebab kenaikan harga dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah, acuan harga Mean of Platts Singapore (MOPS), hingga kurs rupiah terhadap dolar AS.
Baca Juga: Krisis Selat Hormuz Makin Parah, Lebih dari 40 Negara Terapkan Darurat BBM
Selain itu kenaikan harga BBM dipicu pelemahan kurs Rupiah terhadap dolar AS sebesar 0,34 persen (Rp58/USD) dari Rp16.819/USD menjadi Rp16.877/USD. Terpisah, Ekonom Universitas Airlangga (UNAIR), Wisnu Wibowo mengatakan, kenaikan harga BBM sebagai konsekuensi logis dari mekanisme pasar internasional. "Kenaikan harga BBM nonsubsidi dinilai sebagai konsekuensi logis karena skema penetapannya mengikuti harga pasar internasional," ujar dia.
Wisnu memproyeksikan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan lebih dari 10%. Adapun penyebab kenaikan harga dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah, acuan harga Mean of Platts Singapore (MOPS), hingga kurs rupiah terhadap dolar AS.
(nng)
Lihat Juga :