Soal Harga BBM Subsidi, Bahlil: Bapak Presiden Punya Hati Perhatikan Rakyat Kecil
Selasa, 31 Maret 2026 - 00:35 WIB
loading...
A
A
A
Ia menegaskan bahwa BBM industri, seperti bensin dengan RON 95 dan 98, memang diperuntukkan bagi masyarakat mampu dan mengikuti harga pasar tanpa intervensi pemerintah.
"Jadi mau diumumkan atau tidak diumumkan dia akan mengikuti harga pasar. Itu yang industri. Apa itu definisi yang industri adalah bensin RON 95, 98 itu kan orang-orang yang mampulah seperti mohon maaf contoh Pak Rosan, Pak Sekkab masa pakai minyak subsidi ya kan? Dan selama mereka mau jalan banyak selama ada uang untuk bayar monggo tugas negara menyiapkan yang membayar mereka itu tidak ada tanggungan negara sama sekali," jelas Bahlil.
Bahlil memastikan pemerintah tetap memprioritaskan kebijakan untuk BBM subsidi dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat. "Yang kita fokus itu adalah menyangkut dengan subsidi. Nah, tadi saya katakan bahwa subsidi tunggu tanggal mainnya, insyaallah saya yakinkan bahwa Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat. Insyaallah baik nanti tunggu tanggal mainnya, ya," pungkasnya.
"Jadi mau diumumkan atau tidak diumumkan dia akan mengikuti harga pasar. Itu yang industri. Apa itu definisi yang industri adalah bensin RON 95, 98 itu kan orang-orang yang mampulah seperti mohon maaf contoh Pak Rosan, Pak Sekkab masa pakai minyak subsidi ya kan? Dan selama mereka mau jalan banyak selama ada uang untuk bayar monggo tugas negara menyiapkan yang membayar mereka itu tidak ada tanggungan negara sama sekali," jelas Bahlil.
Bahlil memastikan pemerintah tetap memprioritaskan kebijakan untuk BBM subsidi dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat. "Yang kita fokus itu adalah menyangkut dengan subsidi. Nah, tadi saya katakan bahwa subsidi tunggu tanggal mainnya, insyaallah saya yakinkan bahwa Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat. Insyaallah baik nanti tunggu tanggal mainnya, ya," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :