Arab Saudi Penyelamat Dunia dari Kiamat Minyak? Pipa Raksasa Bypass Selat Hormuz Pompa 7 Juta Barel

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:49 WIB
loading...
Arab Saudi Penyelamat...
Arab Saudi mengaktifkan kartu as yang telah mereka siapkan selama puluhan tahun di tengah lumpuhnya Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel versus Iran yang berkecamuk. Foto/Dok Discovery Alert
A A A
JAKARTA - Arab Saudi mengaktifkan 'kartu as' yang telah mereka siapkan selama puluhan tahun di tengah lumpuhnya Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel versus Iran yang berkecamuk. Pipa lintas wilayah Timur-Barat (East-West Pipeline) milik Kerajaan Saudi beroperasi pada kapasitas penuh, yakni 7 juta barel per hari, demi memastikan pasokan minyak dunia tidak berhenti total.

Langkah ini menjadi napas buatan bagi ekonomi global yang terancam resesi hebat. Kapal-kapal tanker raksasa kini dialihkan secara masif menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah untuk menjemput komoditas 'emas hitam' tersebut. Ekspor minyak mentah melalui Yanbu kini telah mencapai sekitar 5 juta barel per hari dan kerajaan juga mengekspor 700.000 hingga 900.000 barel per hari produk olahan.

Baca Juga: Krisis Selat Hormuz Makin Parah, Lebih dari 40 Negara Terapkan Darurat BBM

Hal itu diungkapkan oleh sumber yang mengetahui industri minyak Arab Saudi seperti dilansir Bloomberg. Dari 7 juta barel per hari yang melewati jalur pipa East-West, 2 juta ditujukan untuk kilang minyak Saudi.



Arab Saudi, yang dikenal sebagai pemasok minyak cadangan terakhir dunia, ternyata telah mempersiapkan skenario terburuk ini sejak Perang Iran-Irak tahun 1980-an. Hanya dalam hitungan jam setelah serangan pertama AS dan Israel terhadap Iran pecah, Riyadh langsung mengaktifkan rencana darurat ini.

Pipa sepanjang 1.000 kilometer yang membelah Semenanjung Arab ini memungkinkan Saudi melakukan bypass Selat Hormuz—jalur yang biasanya menangani 15 juta barel per hari, namun kini nyaris tertutup total. Jalur pipa raksasa ini membentang dari ladang minyak besar di timur Arab hingga kota pelabuhan industri Yanbu.

Baca Juga: Perang AS-Iran Masuk Minggu ke-5: Harga Minyak Tembus USD115/Barel, Bursa Asia Bergolak, Krisis Pangan Mengintai Dunia!

Rute Yanbu meredam sedikit dampak terhadap pasokan minyak mentah dari penutupan Hormuz. Namun rute alternatif ini menjadi salah satu alasan harga minyak dunia belum menembus angka psikologis yang jauh lebih mengerikan, meskipun gangguan pasokan saat ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Rekomendasi
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
7 Negara Aman dari Radiasi...
7 Negara Aman dari Radiasi Nuklir Jika Terjadi Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved