Industri Estetika Tumbuh Pesat, Regulasi Jadi Kunci Keberlanjutan

Rabu, 01 April 2026 - 21:44 WIB
loading...
Industri Estetika Tumbuh...
Prastika mendorong penguatan sinergi antara regulator dan pelaku usaha guna meningkatkan standar layanan industri klinik estetika. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan dan Estetika Indonesia (Prastika) mendorong penguatan sinergi antara regulator dan pelaku usaha guna meningkatkan standar layanan industri klinik estetika. Upaya tersebut dilakukan melalui Musyawarah Nasional (Munas) dan dialog interaktif yang digelar di Surabaya.

"Seiring berkembangnya tren layanan estetika, pengawasan terhadap produk kosmetik—terutama yang berada di batas antara kosmetik dan obat menjadi semakin penting. Kepatuhan terhadap regulasi, kejelasan klaim produk, serta transparansi kepada pasien adalah kunci untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kredibilitas industri," ujar Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI Mohamad Kashuri dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: Mengenal Sylfirm X, Teknologi Perawatan Kulit untuk Berbagai Masalah Wajah

Kegiatan yang berlangsung di Surabaya tersebut mempertemukan regulator, pelaku usaha, tenaga medis, dan pengelola klinik untuk menyelaraskan kebijakan dengan praktik di lapangan. Forum ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri estetika yang aman, berkualitas, dan berdaya saing.

Industri layanan kesehatan berbasis estetika di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Namun, pelaku usaha masih menghadapi tantangan, terutama terkait perbedaan pemahaman dalam implementasi regulasi, pengelolaan sediaan farmasi, serta standar pelayanan klinik.



Salah satu fokus utama pembahasan adalah implementasi Permenkes Nomor 11 Tahun 2025 yang mengatur standar kegiatan usaha dan produk jasa dalam penyelenggaraan perizinan berbasis risiko, termasuk penggunaan kosmetik di klinik estetika.

Perwakilan Kementerian Kesehatan menegaskan pentingnya penerapan regulasi secara konsisten di seluruh fasilitas layanan kesehatan. Implementasi yang seragam dinilai menjadi kunci untuk menjamin mutu layanan serta keselamatan pasien.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Berbahaya

Ketua Umum Prastika Andreas Bayu Aji menegaskan komitmen industri dalam mendukung regulasi yang jelas dan implementatif. Menurutnya, kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang sehat.

Selain dialog, kegiatan ini juga menjadi ajang Musyawarah Nasional Prastika untuk menetapkan arah organisasi dan program kerja periode 2026–2031. Agenda tersebut sekaligus menjadi momentum pembaruan pengetahuan anggota terhadap perkembangan industri kosmetik dan klinik estetika.

Kegiatan ini turut didukung pameran produk kosmetik dari sejumlah perusahaan, yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri serta mendukung operasional klinik estetika di Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Pertama di Jakarta!...
Pertama di Jakarta! Kalyce Clinic Hadirkan XERF, Teknologi Skin Tightening Asal Korea
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Hilirisasi Tahap II...
Hilirisasi Tahap II Digenjot, Pengamat: Bisa Dongkrak Ekonomi dan Tambah Pendapatan Negara
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Tren Estetika Regeneratif...
Tren Estetika Regeneratif Mendorong Perawatan Anti-Aging yang Lebih Natural
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Berita Terkini
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved