Rusia Haramkan Jual Minyak ke Negara Pendukung Pembatasan Harga, G7 hingga Jepang

Kamis, 02 April 2026 - 08:11 WIB
loading...
A A A
Langkah AS ini dipicu oleh kepanikan pasar setelah penutupan Selat Hormuz yang melambungkan harga minyak hingga sentuh USD120 per barel. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent memperkirakan langkah ini akan memberikan pemasukan sekitar USD2 miliar bagi anggaran Rusia, namun dianggap perlu untuk menstabilkan pasokan dunia.

Akibat sanksi Barat, membuat Rusia selama ini terpaksa menjual minyaknya dengan diskon besar. Namun, data terbaru per 19 Maret 2026 menunjukkan tren yang berbalik 180 derajat.

Baca Juga: Purbaya Blak-blakan, Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak Tambah Defisit Rp6 Triliun

Minyak Urals Rusia (DAP West Coast India) menembus harga fantastis USD121,5 per barel. Kini diperdagangkan dengan premium yakni USD3,9 di atas harga Dated Brent, padahal awal Maret lalu masih bisa didapatkan dengan diskon USD12.

Kondisi ini membuktikan bahwa minyak Rusia tetap menjadi komoditas yang paling dicari saat pasokan dari Timur Tengah tersendat. Pelonggaran sanksi dari Washington langsung memicu pergerakan cepat dari negara-negara Asia yang sedang dilanda krisis energi.

Selain China dan India yang sudah lama menjadi pembeli setia, beberapa negara lain mulai memberi sinyal kuat untuk mengamankan stok minyak dari Rusia. Indonesia juga dilaporkan turut memberikan sinyal ketertarikan untuk membeli minyak Rusia guna mengamankan ketahanan energi nasional di tengah fluktuasi harga yang mencekik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Rekomendasi
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved