Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis

Selasa, 07 April 2026 - 08:09 WIB
loading...
A A A
Kondisi tersebut berdampak langsung pada sentimen pasar di mana probabilitas resesi Amerika Serikat pada 2026 di platform prediksi Kalshi melonjak di atas 34%. Kepala Ekonom Moody’s, Mark Zandi, memperingatkan bahwa jika harga minyak rata-rata bertahan di level USD125 per barel pada kuartal kedua, ekonomi dipastikan akan terdorong ke zona kontraksi.

Baca Juga: Rudal Iran Tembus Iron Dome dan Gempur Gedung 7 Lantai Israel, 3 Orang Hilang

Senada dengan hal tersebut, Oxford Economics menyebutkan, harga minyak di level USD140 yang bertahan selama dua bulan akan menjadi titik puncak bagi resesi global. Peramal independen Robert Fry menambahkan, meski dibutuhkan waktu beberapa bulan pada level harga tinggi untuk memicu krisis, potensi lonjakan lebih lanjut sangat terbuka lebar selama Selat Hormuz tetap tertutup.

Di sisi lain, tidak semua pihak memandang pesimistis secara instan. Morgan Stanley memperkirakan Federal Reserve (The Fed) kemungkinan akan mengabaikan lonjakan inflasi sektor energi dan tetap melakukan pemangkasan suku bunga pada paruh kedua 2026.

Langkah ini diprediksi tetap diambil asalkan ekspektasi inflasi jangka panjang masih dalam kendali otoritas moneter. Namun, dengan jalur diplomasi yang saat ini masih buntu dan indikator ROC yang terus mendekati angka tiga digit, pasar kini berada dalam posisi waspada.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Pasokan Melimpah, Jokowi...
Pasokan Melimpah, Jokowi Janji Harga Minyak Goreng Segera Turun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved