Perang Iran Picu Defisit Minyak Global, Tekan Pasokan Energi Dunia
Minggu, 12 April 2026 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Di Asia, Jepang berada di garis depan risiko pasokan karena hampir seluruh impor minyaknya berasal dari Timur Tengah dan melewati Selat Hormuz. Pelemahan yen turut memperparah tekanan inflasi, terutama pada harga pangan dan kebutuhan pokok.
Baca Juga: Serangan Iran Pangkas Produksi Minyak Saudi 600.000 Barel per Hari
India juga menghadapi tekanan besar sebagai importir energi utama. Kenaikan harga minyak dan gas mulai menekan konsumsi domestik serta memicu pelemahan mata uang, yang berdampak pada revisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, negara dengan ekonomi lebih rentan seperti Sri Lanka, Pakistan, dan Mesir menghadapi tekanan berlapis. Pembatasan energi, kenaikan biaya impor, hingga risiko pelemahan mata uang dan utang menjadi tantangan serius di tengah ketidakpastian pasokan global.
Baca Juga: Serangan Iran Pangkas Produksi Minyak Saudi 600.000 Barel per Hari
India juga menghadapi tekanan besar sebagai importir energi utama. Kenaikan harga minyak dan gas mulai menekan konsumsi domestik serta memicu pelemahan mata uang, yang berdampak pada revisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, negara dengan ekonomi lebih rentan seperti Sri Lanka, Pakistan, dan Mesir menghadapi tekanan berlapis. Pembatasan energi, kenaikan biaya impor, hingga risiko pelemahan mata uang dan utang menjadi tantangan serius di tengah ketidakpastian pasokan global.
(nng)
Lihat Juga :