Kabar Fiskal RI Bermasalah Sampai ke AS, Purbaya Coba Yakinkan Investor

Selasa, 14 April 2026 - 11:42 WIB
loading...
Kabar Fiskal RI Bermasalah...
Menkeu Purbaya melakukan langkah proaktif untuk memperkuat kepercayaan pasar modal global dengan menemui sejumlah investor raksasa di Amerika Serikat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan langkah proaktif untuk memperkuat kepercayaan pasar modal global dengan menemui sejumlah investor raksasa di New York dan Washington DC, Amerika Serikat. Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Menkeu membedah kondisi fundamental ekonomi makro serta arah kebijakan fiskal Indonesia di masa depan.

Purbaya menegaskan bahwa pertemuan di Peninsula Hotel New York ini bertujuan untuk menghapus keraguan para pemilik modal terhadap stabilitas ekonomi nasional.

"Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar," ujar Purbaya, Senin (13/4/2026) waktu setempat.

Baca Juga: Menakar Risiko Besar Menahan Harga BBM Terlalu Lama: Beban Fiskal Makin Berat

Adapun Purbaya mengungkapkan bahwa para investor AS sebenarnya memiliki kepercayaan tinggi terhadap fondasi makro ekonomi Indonesia. Namun, mereka membutuhkan kepastian mengenai beberapa isu atau gangguan informasi (noise) yang menyebut bahwa kondisi fiskal Indonesia tengah bermasalah.

Purbaya memastikan bahwa penjelasan yang berbasis data dan teori ekonomi mampu diterima dengan baik oleh para pengelola dana kakap tersebut.



"Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar,” jelas Purbaya.

“Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi," imbuhnya.

Baca Juga: Sinyal Bahaya Sektor Keuangan RI Menyala, Analis: Sedang Berjalan Tanpa Nakhoda di Tengah Badai

Dalam diskusi tersebut, para investor memberikan masukan agar pemerintah Indonesia meningkatkan efektivitas komunikasi. Menariknya, para investor justru menilai beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu terburu-buru dalam memberikan sentimen negatif atau outlook negatif terhadap Indonesia tanpa menunggu data ekonomi yang lengkap.

Menkeu optimistis bahwa realisasi pertumbuhan ekonomi akan menjadi jawaban terbaik atas keraguan tersebut. Target pertumbuhan sebesar 5,5 persen pada triwulan I-2026 menjadi kunci utama.

"Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen di triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia," ungkap Purbaya.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran manajer investasi papan atas dunia yang mengelola dana hingga ribuan triliun rupiah, di antaranya Blackrock, HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Lord Abbett dan TD Asset Management.

Dengan demikian Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga integritas kebijakan sesuai dengan rencana yang telah disusun. "Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Laga Berat Sebelah
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved