Pemerintah Diminta Lindungi Industri Konstruksi dari Lonjakan Harga Material dan Energi

Jum'at, 17 April 2026 - 16:59 WIB
loading...
A A A
Viby menilai, para pelaku Jasa konstruksi Indonesia tentunya mengharap akan muncul segera solusi serta kebijakan solutif guna menjawab kondisi krisis sektor jasa konstruksi Indonesia saat ini bersamaan dengan telah aktifnya kepengurusan LPJK – Kementerian PU Periode 2025 -2029.

"Sebetulnya salah satu kunci guna mengatasi krisis sektor jasa konstruksi Indonesia yang disebabkan oleh konflik Timur Tengah diantaranya adalah dilakukannya diversifikasi rantai pasokan bahan bangunan, peningkatan efisiensi operasional proyek, serta penyediaan lindung nilai terhadap risiko energi/ nilai tukar. Sektor konstruksi harus mengantisipasi kenaikan harga material (besi, semen, material industri konstruksi) dan bahan bakar akibat lonjakan harga energi global," ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPJK – Kementerian PU Periode 2025 – 2029 Insannul Kamil memastikan, pihaknya akan mendukung pembangunan infrastruktur strategis, efisiensi rantai pasok, dan penguatan fungsi pengawasan teknis berdasarkan Kepmen PU No. 123/KTPS/M/2026.

Baca Juga: PTPP Perkuat Transformasi dan Fundamental Keuangan di Tengah Dinamika Industri

Selain itu, ia memaparkan program- program strategis LPJK guna meningkatkan kemandirian sektor Industri Jasa Konstruksi Indonesia. Program strategis LPJK akan difokuskan pada penguatan tata kelola jasa konstruksi, sertifikasi, dan pengembangan kompetensi.

"Program ini tertuang dalam Renstra Kementerian PU 2025-2029 (Peraturan Menteri PU Nomor 4 Tahun 2025), yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur berkualitas, digitalisasi jasa konstruksi, serta memperkuat akreditasi dan penyetaraan tenaga kerja konstruksi, " kata Insannul Kamil.

Kesimpulan dari acara studium generale yang dimoderatori Ketua Umum Asosiasi Tenaga Teknik Konstruksi Indonesia (ASTEKINDO), Iman Purwoto, serta didukung oleh PT Nindya Karya, PT. Juma Berlian Exim serta PT. Pembangunan Perumahan (PP) Persero ini, antara lain, Industri jasa konstruksi Indonesia pada 2026 diprediksi akan menghadapi tekanan signifikan akibat dampak geopolitik global, khususnya krisis perang di Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved