MPMX Perkuat Strategi ESG Lewat Transplantasi Terumbu Karang di Labuan Bajo
Minggu, 19 April 2026 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 2026 Jadi Tahun Paling Kristis Terumbu Karang di Seluruh Dunia
Natalia menambahkan bahwa program transplantasi terumbu karang ini melanjutkan komitmen MPMX di NTT. Sebelumnya pada 2022-2025, perusahaan telah menanam 100.000 mangrove di Desa Golo Sepang yang terintegrasi dengan budi daya kepiting bakau dan pembinaan UMKM berbasis potensi lokal. "Keberhasilan program tersebut membuat kami melihat masih ada aspek lingkungan lain yang perlu mendapat perhatian sekaligus berpotensi mendukung perekonomian masyarakat," jelasnya.
MPMX menargetkan penanaman 500 bibit terumbu karang menggunakan 20 unit spider frame pada tahun ini. Ke depan, program ini dirancang tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga dikembangkan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui identifikasi potensi lokal yang dapat mendukung peningkatan ekonomi warga secara berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, perseroan berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk masyarakat lokal dan otoritas kawasan, menjadi kunci agar program ini berjalan konsisten dan memberikan manfaat jangka panjang.
Natalia menambahkan bahwa program transplantasi terumbu karang ini melanjutkan komitmen MPMX di NTT. Sebelumnya pada 2022-2025, perusahaan telah menanam 100.000 mangrove di Desa Golo Sepang yang terintegrasi dengan budi daya kepiting bakau dan pembinaan UMKM berbasis potensi lokal. "Keberhasilan program tersebut membuat kami melihat masih ada aspek lingkungan lain yang perlu mendapat perhatian sekaligus berpotensi mendukung perekonomian masyarakat," jelasnya.
MPMX menargetkan penanaman 500 bibit terumbu karang menggunakan 20 unit spider frame pada tahun ini. Ke depan, program ini dirancang tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga dikembangkan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui identifikasi potensi lokal yang dapat mendukung peningkatan ekonomi warga secara berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, perseroan berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk masyarakat lokal dan otoritas kawasan, menjadi kunci agar program ini berjalan konsisten dan memberikan manfaat jangka panjang.
(nng)
Lihat Juga :