AS Akhirnya Menyerah? Izinkan Lagi Impor Minyak Rusia

Kamis, 23 April 2026 - 22:49 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Rusia Haramkan Jual Minyak ke Negara Pendukung Pembatasan Harga, G7 hingga Jepang

Harga bensin di AS telah melonjak, memberikan tekanan pada sektor rumah tangga menjelang pemilihan di bulan November. Rata-rata harga bahan bakar nasional melebihi USD4 per galon, naik dari USD2,94 pada akhir Februari sebelum konflik Iran, menurut data dari American Automobile Association.

Gangguan pelayaran di Selat Hormuz telah meningkatkan tekanan pada pasar energi, mendorong harga minyak mentah naik dan meningkatkan biaya bahan bakar di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang bergantung pada pasokan dari Teluk.

Rusia Panen Cuan di Tengah Perang

Langkah AS ini memicu kritik tajam. Financial Times menyebut Rusia sebagai "pemenang terbesar dari konflik Timur Tengah." Diperkirakan, Moskow meraup tambahan pendapatan anggaran hingga USD150 juta (Rp2,3 triliun) per hari akibat kenaikan harga minyak global.

Meski demikian, Bessent membantah bahwa Moskow mendapat keuntungan besar. Ia berargumen bahwa minyak Rusia tetap dijual dengan harga diskon dan penurunan harga global secara keseluruhan lebih menguntungkan dunia daripada tambahan volume yang dijual Rusia.

Sementara itu Kremlin telah mengonfirmasi adanya peningkatan kecil dalam pendapatan minyak yang terkait dengan konflik di Timur Tengah. Akan tetapi dijelaskan bahwa hal itu tidak krusial bagi anggaran Rusia maupun ekonomi secara lebih luas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Rekomendasi
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Berita Terkini
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved