Kredit BCA Tumbuh 5,6% Capai Rp994 Triliun di Kuartal I-2026

Jum'at, 24 April 2026 - 09:52 WIB
loading...
Kredit BCA Tumbuh 5,6%...
BCA membukukan pertumbuhan kredit 5,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp994 triliun di kuartal I-2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk dan entitas anak membukukan pertumbuhan kredit 5,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp994 triliun di kuartal I-2026, didukung pendanaan murah dan permintaan kredit produktif. Kinerja positif ini terjaga di tengah dinamika ekonomi global berkat ekspansi prudent serta inovasi digital dan keberlanjutan.

"Mengawali 2026, kinerja BCA dipengaruhi momentum Ramadan dan Idulfitri yang mendukung kredit. Tak hanya itu, BCA Expoversary 2026 yang berlangsung sejak Februari lalu juga mendapat antusiasme tinggi nasabah. Kami optimistis menjaga kinerja solid di tengah kondisi global yang dinamis melalui pengembangan lini bisnis secara pruden,
kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga: BCA Dukung Implementasi QRIS Cross Border di Korea Selatan

Kredit produktif BCA menjadi tulang punggung pertumbuhan, tercatat Rp760,2 triliun atau naik 7,8% YoY. Sementara itu, penyaluran kredit berkelanjutan (ESG) tumbuh lebih cepat 10,0% YoY menjadi Rp258,4 triliun, setara 26,0% dari total portofolio pembiayaan. Pertumbuhan kredit UMKM juga mencatatkan kenaikan 12% YoY dengan outstanding Rp146 triliun, mencerminkan peran aktif BCA dalam menggerakkan sektor riil nasional.

Kredit hijau (green financing) BCA mencapai Rp113 triliun, naik 7,7% YoY, didukung pembiayaan ke sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang melonjak 53,5% YoY. Seluruh penyaluran kredit tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, dengan rasio loan at risk (LAR) terjaga di 5,1% dan rasio non performing loan (NPL) 1,8%. Tingkat pencadangan LAR dan NPL pun solid, masing-masing 69,7% dan 174,6%.

Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) BCA mencapai Rp1.292,4 triliun, tumbuh 8,3% YoY. Dana giro dan tabungan (CASA) tercatat Rp1.089 triliun atau naik 11,2% YoY, dengan porsi mencapai 85,2% dari total DPK. Kenaikan CASA sejalan dengan penguatan perbankan transaksi melalui kanal digital dan non-digital.



Dalam pengalaman nasabah, BCA meluncurkan fitur "Layanan Cabang" di aplikasi myBCA untuk pemesanan banknotes, serta "UFood Delivery" di menu Lifestyle. Selain itu, BCA meluncurkan portal bisnis digital terintegrasi bernama Ocean by BCA untuk membantu pelaku usaha mengelola kebutuhan bisnis secara lebih efisien.

"Ocean by BCA memungkinkan pelaku usaha mengakses dasbor terintegrasi, rekomendasi solusi, dan help center dari satu platform. Kami menggandeng mitra strategis agar pelaku usaha dapat mengelola bisnis lebih efisien serta membuka peluang ekspansi," ujar Hendra.

Baca Juga: Astra International Bagikan Dividen Jumbo Rp15,7 Triliun, Cair Bulan Depan

Di bidang tata kelola teknologi, BCA meraih dua sertifikat ISO berstandar internasional, yakni ISO 27701:2019 tentang privasi data dan ISO 42001:2023 tentang manajemen kecerdasan buatan. BCA menjadi bank pertama di Asia Tenggara yang memperoleh sertifikat ISO Manajemen Kecerdasan Buatan.

Lewat payung Bakti BCA, perseroan menyalurkan beasiswa dan program pengembangan kepada 700 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi. Di kancah global, desa wisata binaan Bakti BCA, yaitu Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara, meraih penghargaan dalam ASEAN Sustainable Tourism Awards 2026. BCA juga berpartisipasi dalam inisiatif Earth Hour serta meluncurkan program Genera-Z Berbakti untuk mendorong inovasi sosial mahasiswa.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Kisah Pahlawan Sains...
Kisah 'Pahlawan Sains Nyalakan' Semangat Belajar di Bengkulu
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan,...
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan, BCA Tempat Kerja Terbaik di Asia, 8 Tahun Berturut-turut
Kolaborasi BCA Digital...
Kolaborasi BCA Digital dan Prodia Digital Dorong Inovasi Pembayaran Kesehatan
Rekomendasi
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved