Krisis Selat Hormuz: Arena Baru AS-China Rebutan Energi Masa Depan

Rabu, 29 April 2026 - 20:59 WIB
loading...
A A A
Berseberangan dengan AS, China secara konsisten mengubah citranya dari emisi karbon tertinggi menjadi pemimpin revolusi energi elektrik dunia. Beijing menerapkan strategi kepemimpinan global melalui produksi panel surya, baterai penyimpanan, hingga kendaraan listrik secara masif sebagai bagian dari keamanan ekonomi nasional.



Penguasaan China terhadap rantai pasok teknologi bersih kini mencapai angka yang dominan, yakni mengontrol sekitar 80% rantai pasok fotovoltaik global. Bahkan pada paruh pertama 2025, China berhasil memasang kapasitas tenaga surya yang lebih besar dibandingkan total instalasi seluruh negara lain di dunia jika digabungkan.

Di sektor otomotif, McKinsey mencatat sekitar 60% hingga 70% mobil listrik dunia diproduksi di China. Melimpahnya pasokan akibat melambatnya ekonomi domestik mendorong China untuk melakukan ekspor besar-besaran ke pasar Eropa, semakin memperkokoh pengaruh teknologi hijau Negeri Tirai Bambu tersebut di kancah internasional.

Sektor energi angin pun tak luput dari dominasi China dengan penguasaan pasar turbin baru mencapai 72% pada 2025. Dari sepuluh produsen turbin angin terkemuka di dunia, delapan di antaranya merupakan perusahaan asal China seperti Goldwind dan Envision, yang membuktikan keberhasilan program 'Made in China'.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Rekomendasi
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Berita Terkini
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved