Jelang Berangkat Haji, Purbaya Siapkan Doa Khusus untuk Ekonomi Nasional
Rabu, 06 Mei 2026 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Rencana ibadah haji Purbaya ini bertepatan dengan momentum positif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada kuartal I 2026 berhasil mencapai angka 5,61% (yoy). Capaian ini melampaui performa periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 4,87%.
Purbaya bahkan menyebut pencapaian ini sebagai sebuah "keajaiban" karena pemerintah mampu mengakselerasi roda ekonomi tanpa memerlukan tambahan anggaran baru. Baca Juga: Purbaya Sempat Dilarikan ke RS: Kini Kondisi Sehat dan Gula Darah Normal
Salah satu kunci utamanya adalah strategi pemindahan setengah dari Saldo Anggaran Lebih (SAL), yakni sekitar Rp300 triliun, dari Bank Indonesia (BI) ke sistem perbankan nasional guna mendorong likuiditas dan aktivitas ekonomi. "Kita harapkan ke depan makin cepat, kita akan jaga momentum pertumbuhan yang ada. Tapi teman-teman juga bantu doain dong, jangan dijelek-jelekin terus," ujarnya.
Strategi pemindahan dana tersebut terbukti efektif dalam memicu pertumbuhan yang lebih gesit di samping pelaksanaan berbagai program pemerintah lainnya. "Apalagi kemarin kita bisa berhasil, kalau saya bilang sih keajaiban ya. Dengan anggaran yang sama, tanpa uang tambahan, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat," ungkap Purbaya.
MenkeuPurbaya menekankan bahwa inovasi dalam pengelolaan arus kas ini memungkinkan pemerintah untuk menstimulasi ekonomi secara signifikan. "Dengan hanya mindahin uang dari BI ke perbankan kan, antara itu ya, di samping program-program yang lain tentunya. Artinya saya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa modal," pungkasnya.
Purbaya bahkan menyebut pencapaian ini sebagai sebuah "keajaiban" karena pemerintah mampu mengakselerasi roda ekonomi tanpa memerlukan tambahan anggaran baru. Baca Juga: Purbaya Sempat Dilarikan ke RS: Kini Kondisi Sehat dan Gula Darah Normal
Salah satu kunci utamanya adalah strategi pemindahan setengah dari Saldo Anggaran Lebih (SAL), yakni sekitar Rp300 triliun, dari Bank Indonesia (BI) ke sistem perbankan nasional guna mendorong likuiditas dan aktivitas ekonomi. "Kita harapkan ke depan makin cepat, kita akan jaga momentum pertumbuhan yang ada. Tapi teman-teman juga bantu doain dong, jangan dijelek-jelekin terus," ujarnya.
Strategi pemindahan dana tersebut terbukti efektif dalam memicu pertumbuhan yang lebih gesit di samping pelaksanaan berbagai program pemerintah lainnya. "Apalagi kemarin kita bisa berhasil, kalau saya bilang sih keajaiban ya. Dengan anggaran yang sama, tanpa uang tambahan, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat," ungkap Purbaya.
MenkeuPurbaya menekankan bahwa inovasi dalam pengelolaan arus kas ini memungkinkan pemerintah untuk menstimulasi ekonomi secara signifikan. "Dengan hanya mindahin uang dari BI ke perbankan kan, antara itu ya, di samping program-program yang lain tentunya. Artinya saya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa modal," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :