IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan

Kamis, 07 Mei 2026 - 21:19 WIB
loading...
IISM dan Indonesia Cold...
Project Manager International Indonesia Seafood and Meat Expo & Indonesia Cold Chain Expo 2026 Nely. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) dan Indonesia Cold Chain Expo dorong terciptanya sistem rantai pasok pangan yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui konsep platform B2B terintegrasi, IISM & Indonesia Cold Chain Expo menghadirkan ekosistem lengkap industri perikanan, pangan, cold chain, dan logistik dalam satu atap. Kegiatan ini melibatkan pelaku usaha dari seluruh rantai pasok, mulai dari produsen bahan baku, industri pengolahan, penyedia teknologi dan solusi pendingin, hingga sektor distribusi, retail, dan hospitality sebagai pengguna akhir.

Project Manager International Indonesia Seafood and Meat Expo & Indonesia Cold Chain Expo 2026 Nely mengatakan, pameran ini bertujuan memperkuat konektivitas antar pelaku industri sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi serta menjaga kualitas dan keamanan produk pangan dari hulu hingga hilir.

"Selama empat hari ke depan rangkaian acaranya kurang lebih akan seperti itu. Jadi semua tentang transfer knowledge dan juga update mengenai industri terkait, dan juga update teknologi yang bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan di industri," kata Nelly seperti dikutip pada Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Soal Anggaran Jumbo, Kepala BGN Dadan Hindayana: Kami Miliki Rp335 Triliun Tak Benar

Selain menjadi ajang pameran produk dan teknologi, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai forum dan seminar yang diikuti sejumlah asosiasi industri. Pameran turut menampilkan display unit teknologi pendingin dan sektor agriculture yang mendukung kebutuhan industri pangan modern. Sebanyak kurang lebih 250 perusahaan ambil bagian dalam pameran ini, dengan mayoritas bergerak di bidang pangan dan rantai pasok pendukungnya.



Menurut Nelly, keberadaan teknologi cold chain menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, terutama untuk menjaga kualitas produk selama proses distribusi antarwilayah. "Jadi misalnya di Pulau Jawa diproduksinya, akan di-deliver ke Sumatera, ke Kalimantan, dan lain-lain, itu kan membutuhkan teknologi yang namanya rantai pendingin atau logistik. Nah, itu yang kita hadirkan di sini," paparnya.

Baca Juga: MBG: Program Makan atau Mesin Ekonomi yang Kita Abaikan?

Ia menambahkan, penguatan teknologi dari hulu hingga hilir menjadi bagian penting dalam mendukung sistem ketahanan pangan nasional. "Jadi kaitannya ketahanan pangan mulai dari hulu sampai hilir itu membutuhkan support teknologi yang bisa mendukung ketahanan pangan itu sendiri," tegasnya.

Mengusung semangat kolaborasi lintas sektor, IISM & Indonesia Cold Chain Expo 2026 diharapkan mampu membuka peluang kerja sama baru, memperkenalkan inovasi terkini, serta memperkuat integrasi ekosistem industri pangan nasional dan internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Dukung Arah Ekonomi...
Dukung Arah Ekonomi Prabowo, Elemen Masyarakat Minta Distribusi Pangan Diperbaiki
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Penuhi Kebutuhan Industri...
Penuhi Kebutuhan Industri Pangan, Alvalab Hadirkan Layanan Uji Berbasis Teknologi Tinggi
Ahli Teknologi Pangan...
Ahli Teknologi Pangan Sarankan Sistem Rantai Dingin Perkuat Program MBG
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Penguatan Manajemen...
Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Rekomendasi
Penyidik Polri Bungkam...
Penyidik Polri Bungkam Usai Serahkan Berkas Penyidikan Febrie ke Kejagung
Pelajar Perakit Bom...
Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Berita Terkini
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved