Rupiah Sepekan Babak Belur Sentuh Level Terendah, Simak Prediksi Pekan Depan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:00 WIB
loading...
Rupiah Sepekan Babak...
Nilai tukar Rupiah mencatatkan pergerakan yang sangat fluktuatif sepanjang pekan ini. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah mencatatkan pergerakan yang sangat fluktuatif sepanjang pekan ini di tengah tingginya ketidakpastian pasar global. Setelah sempat terperosok ke titik terendah dalam sejarah, mata uang Garuda diprediksi masih akan menghadapi tekanan pada awal pekan depan meskipun terdapat potensi penguatan yang terbatas.

Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh level terlemahnya di posisi Rp17.424 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (5/5). Meski sempat melakukan perlawanan dan menguat ke kisaran Rp17.333 pada Kamis (7/5), Rupiah kembali ditutup melemah tipis di level Rp17.382 pada akhir perdagangan Jumat (8/5).

Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan bahwa volatilitas ini masih akan berlanjut pada pembukaan pasar esok hari. "Sedangkan untuk perdagangan senin besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.380 - Rp 17.430," ungkap Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Bennix: Sepanjang Indonesia Hobi Impor Minyak, Rupiah Bisa Babak Belur Tembus Rp20.000

Penyebab utama tekanan terhadap Rupiah berasal dari memanasnya kembali suhu geopolitik di Timur Tengah. Harapan pasar akan gencatan senjata antara AS dan Iran yang sempat menguat kini meredup setelah pertempuran kembali pecah, yang mengancam stabilitas pasokan energi serta pembukaan Selat Hormuz.



Selain faktor perang, perbedaan pandangan di internal bank sentral AS (The Fed) turut membingungkan pasar. Sementara pejabat The Fed Cleveland, Beth Hammack, melihat suku bunga akan stabil, Presiden The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, justru khawatir terhadap inflasi yang masih tinggi. Pasar kini menantikan data tenaga kerja AS bulan April untuk menentukan arah kebijakan suku bunga ke depan.

"Para ekonom memperkirakan peningkatan 62.000 pekerjaan di AS untuk bulan April, sementara Tingkat Pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,3 persen. Laporan ini mungkin akan menentukan langkah selanjutnya Federal Reserve (Fed) terkait kebijakan suku bunga," ungkap Ibrahim.

Baca Juga: Bennix: Sepanjang Indonesia Hobi Impor Minyak, Rupiah Bisa Babak Belur Tembus Rp20.000

Dari dalam negeri, sentimen negatif juga datang dari laporan posisi utang pemerintah. Data Bank Indonesia (BI) mencatat total utang pemerintah per 31 Maret 2026 telah menembus angka Rp9.920,42 triliun.

Angka tersebut mengalami kenaikan hampir 3 persen jika dibandingkan posisi Desember 2025 yang sebesar Rp9.637,9 triliun. Dengan capaian ini, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir kuartal I-2026 tercatat berada di level 40,75 persen. Kondisi beban fiskal ini menjadi perhatian pasar yang turut memengaruhi kepercayaan investor terhadap mata uang domestik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Berita Terkini
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Infografis
Pekan Depan Barcelona...
Pekan Depan Barcelona dan Atletico Madrid Akan Bertanding di JIS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved