Standar Keselamatan Terjaga, Kapal Berbendera RI Perkuat Daya Saing Global
Kamis, 14 Mei 2026 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Status kinerja tinggi ini membuktikan kredibilitas BKI sebagai organisasi klasifikasi milik negara dalam menjalankan audit dan sertifikasi kapal sesuai standar global. Sebagai bagian dari kerja sama regional Tokyo MoU, pengawasan ketat ini bertujuan untuk menjamin keselamatan pelayaran serta perlindungan lingkungan laut dari risiko operasional kapal asing.
Keberhasilan ini memberikan dampak ekonomi signifikan dengan meminimalkan hambatan operasional bagi kapal Indonesia yang bersandar di pelabuhan mancanegara. Dengan predikat tersebut, armada nasional mendapatkan kepercayaan lebih dari otoritas pelabuhan internasional, sehingga arus logistik dan perdagangan lintas negara menjadi lebih lancar dan efisien.
Baca Juga: MT Gamsunoro, Skema Pengoperasian Kapal dan FoC
Benny menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral antara regulator dan pelaku industri menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas keselamatan pelayaran secara berkelanjutan. Sinergi ini terbukti efektif dalam mengangkat citra maritim Indonesia serta memastikan armada nasional mampu bersaing secara kompetitif di pasar global yang semakin ketat.
Capaian ini diharapkan menjadi katalisator bagi penguatan ekosistem maritim Indonesia menuju standar yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan mempertahankan posisi di daftar putih (White List) Tokyo MoU, industri pelayaran nasional optimis dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konektivitas laut yang aman dan andal.
Keberhasilan ini memberikan dampak ekonomi signifikan dengan meminimalkan hambatan operasional bagi kapal Indonesia yang bersandar di pelabuhan mancanegara. Dengan predikat tersebut, armada nasional mendapatkan kepercayaan lebih dari otoritas pelabuhan internasional, sehingga arus logistik dan perdagangan lintas negara menjadi lebih lancar dan efisien.
Baca Juga: MT Gamsunoro, Skema Pengoperasian Kapal dan FoC
Benny menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral antara regulator dan pelaku industri menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas keselamatan pelayaran secara berkelanjutan. Sinergi ini terbukti efektif dalam mengangkat citra maritim Indonesia serta memastikan armada nasional mampu bersaing secara kompetitif di pasar global yang semakin ketat.
Capaian ini diharapkan menjadi katalisator bagi penguatan ekosistem maritim Indonesia menuju standar yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan mempertahankan posisi di daftar putih (White List) Tokyo MoU, industri pelayaran nasional optimis dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konektivitas laut yang aman dan andal.
(nng)
Lihat Juga :