PM Singapura Peringatkan Krisis Selat Hormuz Bisa Picu Stagflasi Lebih Parah dari Era 1970-an

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:01 WIB
loading...
PM Singapura Peringatkan...
Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong memperingatkan gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz berpotensi mendorong ekonomi global menuju krisis lebih parah dari era 1970-an. FOTO/SCMP
A A A
SINGAPURA - Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong memperingatkan gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz berpotensi mendorong ekonomi global menuju krisis stagflasi yang dapat melampaui krisis minyak pada 1970-an. Gangguan pasokan energi yang telah memasuki bulan ketiga dinilai memicu lonjakan inflasi sekaligus memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia.

"Inflasi akan menyebar dari energi ke pangan hingga kebutuhan pokok lainnya, dan beberapa ekonomi berisiko masuk ke jurang resesi," ujar Lawrence Wong dalam pernyataan terbarunya dikutip dari Business Today, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga: Tekor Rp1,8 Triliun per Hari, India Akhirnya Naikkan Harga BBM Pertama sejak 2022

Wong mengimbau masyarakat Singapura bersiap menghadapi tekanan harga yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Ia juga mengingatkan bahwa sekalipun Selat Hormuz kembali dibuka, proses pembersihan ranjau laut dan perbaikan infrastruktur dapat memakan waktu berbulan-bulan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Rekomendasi
5 Fakta Menarik saat...
5 Fakta Menarik saat Jerman Bantai Curacao 7-1 di Piala Dunia 2026
Rekor Sempurna Belanda...
Rekor Sempurna Belanda Terjaga di Piala Dunia, Virgil van Dijk Jadi Sorotan
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Infografis
Penyebab Penguin Bisa...
Penyebab Penguin Bisa Tidur Lebih dari 10.000 Kali Tiap Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved