Purbaya Ramalkan Tekanan Rupiah Mereda Tengah Pekan Ini, Berikut Sebabnya
Senin, 18 Mei 2026 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
"Yang penting gini, besok akan ada APBN kita. Laporan APBN sampai April itu hasilnya bagus, pasti di luar perkiraan para pengamat itu. Jadi fondasi kita memang betul-betul bagus jadi Anda nggak usah khawatir,” tegasnya.
Purbaya juga meluruskan kabar yang beredar di sela-sela acara penyerahan pesawat di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma mengenai apakah Presiden Prabowo Subianto sempat menanyakan secara khusus perkembangan kurs Dolar AS kepadanya.
Baca Juga: Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok
“Oh nggak, nggak. Saya bercanda nggak. Bercanda saya dikasih minum aja enak,” ujar Purbaya sembari berseloroh.
Berdasarkan data Bloomberg pada penutupan Senin sore (18/5), kurs rupiah bertengger di level Rp17.667 per dolar AS. Posisi tersebut mencerminkan pelemahan sekitar 0,40% jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pekan lalu yang berada di level Rp17.597 per dolar AS.
Bahkan di pasar spot intra-hari, rupiah sempat tertekan lebih dalam hingga menyentuh level kisaran Rp17.660 per dolar AS akibat kombinasi tingginya permintaan valas musiman di dalam negeri serta bertahannya sentimen suku bunga tinggi (higher for longer) dari Bank Sentral AS.
Purbaya juga meluruskan kabar yang beredar di sela-sela acara penyerahan pesawat di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma mengenai apakah Presiden Prabowo Subianto sempat menanyakan secara khusus perkembangan kurs Dolar AS kepadanya.
Baca Juga: Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok
“Oh nggak, nggak. Saya bercanda nggak. Bercanda saya dikasih minum aja enak,” ujar Purbaya sembari berseloroh.
Berdasarkan data Bloomberg pada penutupan Senin sore (18/5), kurs rupiah bertengger di level Rp17.667 per dolar AS. Posisi tersebut mencerminkan pelemahan sekitar 0,40% jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pekan lalu yang berada di level Rp17.597 per dolar AS.
Bahkan di pasar spot intra-hari, rupiah sempat tertekan lebih dalam hingga menyentuh level kisaran Rp17.660 per dolar AS akibat kombinasi tingginya permintaan valas musiman di dalam negeri serta bertahannya sentimen suku bunga tinggi (higher for longer) dari Bank Sentral AS.
(akr)
Lihat Juga :