Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Pertama adalah meningkatkan daya tarik atau imbal hasil supaya portofolio inflow (aliran modal masuk) kembali masuk. Dengan kenaikan bunga luar negeri, ia mengakui memang itu ada outflow (aliran modal keluar) di saham dan SBN dan juga tentu saja SRBI.
Baca Juga: BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
"Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya inflow ini kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah. Nomor satu itu ya," tuturnya.
Langkah kedua adalah sama-sama menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap dijaga, tapi tentu saja adalah peningkatan remunerasi ataupun bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah.
"Dengan demikian, operasi moneter itu tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah, sementara operasi fiskalnya juga mendukung. Dua hal itu yang kami lakukan," pungkasnya.
Baca Juga: BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
"Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya inflow ini kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah. Nomor satu itu ya," tuturnya.
Langkah kedua adalah sama-sama menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap dijaga, tapi tentu saja adalah peningkatan remunerasi ataupun bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah.
"Dengan demikian, operasi moneter itu tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah, sementara operasi fiskalnya juga mendukung. Dua hal itu yang kami lakukan," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :