Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter

Selasa, 09 Juni 2026 - 13:10 WIB
loading...
A A A


Guna menyokong keandalan kenaikan BI-Rate ke level 5,50%, Bank Indonesia secara simultan merilis empat paket kebijakan operasi moneter yang dikonversi ke dalam langkah praktis di lapangan.

Pertama, BI resmi mengerek struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada seluruh lini tenor, mulai dari 6, 9, hingga 12 bulan. Penyesuaian ini dilepas berdasarkan mekanisme pasar agar portofolio finansial di Indonesia tetap memiliki daya saing yang kompetitif jika disandingkan dengan negara-negara tetangga.

Kedua, bank sentral mengguyur insentif berupa pemotongan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) bagi pemodal internasional sebesar 10 persen. Stimulus ini dirancang khusus untuk memangkas beban kewajiban yang selama ini dipikul investor saat menyalurkan modalnya melalui perbankan domestik ke Bank Indonesia, sementara kuotasi untuk regular swap tetap berjalan normal mengikuti pasar.

Ketiga, demi menjamin pasokan likuiditas di pasar uang tetap longgar, BI membuka kembali jendela lelang instrumen repurchase agreement (repo) untuk tenor 3, 6, 9, dan 12 bulan bagi industri perbankan. Kebijakan ini dipatok untuk mengawal agar pertumbuhan Uang Primer (M0) tetap kokoh di zona dobel digit atau di atas 10%.

Ke depan, ekspansi fasilitas repo ini akan dijadikan senjata utama dalam pengelolaan likuiditas moneter, menggeser strategi pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder yang selama ini digunakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekomendasi
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
Berita Terkini
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved